Lombok Post
Metropolis

Warga Apresiasi Pembangunan Huntap

MULAI NYAMAN: Salah seorang warga Lingkungan Tegal, Sandubaya sedang mempersiapkan makan siang di bangunan Risha yang belum rampung, pekan lalu.

MATARAM-Lingkungan Tegal, Kecamatan Sandubaya menjadi salah satu daerah yang paling terdampak gempa di Kota Mataram. Sekitar 230 rumah mengalami rusak berat akibat gempa pada Agustus 2018 lalum

Beberapa hari lalu, gempa dengan kekuatan 5,8 SR kembali mengguncang Pulau Lombok. Namun kali ini tidak ada satu pun rumah atau bangunan yang dalam proses pengerjaan rusak. “Rumah Instan Sederhana (Risha) tidak goyang sama sekali,” kata Ketua Pokmas Risha Abu Bakar Hafifudin, pekan lalu.

Diungkapkan, saat ini di Lingkungan Tegal sekitar 230 rumah rusak berat dalam proses pengerjaan. Rinciannya konsep Risha sekitar 170 unit. Sementara konsep Rumah Instan Konvensional (riko) sekitar 60 unit. “Sebagian besar masih dalam proses pengerjaan dalam membangun huniap tetap (huntap) ini. Ada yang sudah jadi, ada juga yang tinggal finishing saja,” ujarnya.

Ia menyebutkan, panel Risha di Lingkungan Tegal semuanya sudah berdiri. Pemasangan rangka atapnya pun juga sudah sampai 95 persen. Sedangkan untuk penembokan sudah mencapai 50 persen. “Progres pembangunan Risha cukup cepat. Apalagi sekarang warga dibantu TNI dalam proses pengerjaan,” sebutnya.

Sementara, Bendahara Pokmas Taratai Bohri Rahman mengatakan, pembangunan Riko juga berjalan lancar. Pembanguan Riko di 60 unit sudah mencapai 80 persen. “Ada dua unit yang sudah jadi,” sebutnya. (jay/r7)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost