Lombok Post
Metropolis

Kaling Rentan Terseret Politik Praktis

MATARAM-Pencoblosan Pemilu 2019 kurang satu bulan lagi. Godaan netralitas bagi apartur pemerintah daerah semakin kencang. Dari jajaran pejabat pemerintah daerah, camat, lurah, hingga setingkat kepala lingkungan (kaling).

Di sinilah komitmen dan dedikasi aparatur pemerintah diuji. Sampai sejauh mana benteng komitmen mampu dibangun. Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri mengatakan, posisi kaling misalnya salah satu yang rentan terseret dalam politik praktis.

“Ada empat kaling dan satu PNS yang sudah kami minta ditindak,” kata Hasan di kantor Bawaslu Kota Mataram, Senin (25/3).

Mereka terbukti terlibat dalam politik praktis. Memperlihatkan dukungannya pada salah satu calon. Padahal, baik kaling atau PNS sama-sama dapat pembiayaan dari negara. Sehingga harusnya jika ingin berpolitik mereka harusnya melepaskan jabatannya dulu.

Pada kasus yang telah berlalu, bawaslu juga punya catatan minor soal sepak terjang kaling. Mereka kerap, ikut memobilisasi masa mendukung salah satu calon lalu mendapatkan keuntungan dari upayanya itu.

“Biasanya H-3 dan H+3 mereka (oknum kaling) baru datang bawa ‘amunisi’ untuk membayar orang-orang yang ia mobilisasi, mendukung salah calon tertentu,” ulasnya.

Hasan mengingatkan jika sampai mereka terbukti melakukan money politic yang rugi tidak hanya Kaling itu sendiri. Tetapi calon yang didukung pun terancam batal dapat kursi.

“Sekalipun misalnya sudah naik dalam pengadilan dan secara pengitungan ia menang, itu masih bisa dibatalkan kalau terbukti ada praktik money politic,” tegasnya.

Bawaslu sendiri akan berupaya mengantisipasi money politic dengan berkoordinasi bersama pemeritah daerah dan aparat kepolisian. Mengingatkan agar apratur pemerintah daerah tidak coba-coba mendekati politik praktis. Sebab, risikonya sangat berat, baik bagi kaling itu sendiri dan calon yang didukung.  “Besok kami akan rakor untuk antisipasi semua itu,” tandasnya. (zad/r7)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost