Lombok Post
Metropolis

Pengumuman PPPK setelah Pilpres

MATARAM-Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Mataram belum bisa bekerja. Sebab, ini erat kaitannya dengan keuangan daerah untuk gaji. “Mungkin tunggu Pilpres klir dulu,” tandas Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati, kemarin (25/3).

Untuk diketahui, pemkot Mataram sudah melakukan seleksi PPPK. Dari 66 orang yang mengikuti seleksi, tercatat 58 orang yang memenuhi passing grade. Namun hingga kini para peserta yang memenuhi passing grade belum diumumkan.

Menurutnya, PPPK ini belum mulai bekerja erat karena keuangan daerah. Di Kota Mataram sendiri sebut Nelly, tergolong kecil jumlah PPPK yang diterima. “Kalau kita sedikit. Tidak ada masalah,” sebutnya.

Beda dengan daerah-daerah lain yang kebutuhan PPPK cukup banyak. Secara otomatis ini akan mengeluarkan angggaran yang cukup banyak untuk menggaji mereka dari APBD.

Secara umum kata Nelly, pengangkatan PPPK hampir di semua daerah masalahnya sama, yakni anggaran. Untuk daerah kaya yang memiliki APBD tinggi tidak akan kesulitan menggaji PPPK. Sebaliknya, jika daerah dengan APBD rendah jelas akan kesulitan menggaji PPPK. Karena penggajian PPPK dari APBD.

Di Kota Mataram kaya Nelly,  pengangkatan PPPK sudah memenuhi kuota. Hanya saja mereka harus menunggu APBD perubahan untuk penggajian. Apalagi PPPK sama gajinya dengan ASN. Mereka juga memiliki tunjangan kinerja daerah (TKD). “Hanya gaji pensiun saja yang membedakan dengan PNS. Kalau PPPK ini tidak memiliki gaji pensiun,” sebut perempuan berjilbab ini.

Kapan diumumkan peserta yang lulus PPPK dan mulai bertugas seakan menjadi tanda tanya bagi semua peserta. Belum ada kejelasan akan diumumkan peserta yang memenuhi passing grade membuat mereka gundah.

Fitri Ariani misalnya. Perempuan asal Dasan Agung, Kota Mataram selalu bertanya-tanya kapan PPPK diumumkan. Jika melihat dari passing grade ia lulus. Namun kepastian pengumuman belum ada kejelasan. “Kita harap-harap cemas jadinya,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah memberikan kejelasan terkait dari hasil seleksi. Tidak hanya dirinya, namun semua peserta yang ikut PPPK selalu menanyakan kapan hasilnya diumumkan. Ia berharap semua peserta bisa diakomodir pada pengangkatan PPPK. “Kita sih maunya semua peserta bisa lulus nantinya,” harap perempuan berjilbab ini. (jay/r7)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost