Lombok Post
Sumbawa

Penyimpangan Tender Gudang Garam Makin Terkuak

KLARIFIKASI: Tim Intel Kejari Sumbawa saat melakukan klarifikasi terhadap perwakilan perusahaan yang disebut memberikan dukungan terhadap pemenang tender Gudang Garam belum lama ini.

SUMBAWA-Ternyata, tidak ada dukungan dari perusahaan di Bandung terhadap perusahaan pemenang tender proyek pembangunan sdi Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano. Hal ini diketahui, setelah pihak kejaksaan mengklarifikasi langsung perusahaan yang disebut memberi dukungan kepada pemenang tender.

Kasi Intel Kejari Sumbawa Putra Riza Akhsa Ginting yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan ke Bandung. Pemeriksaan dilakukan pada Kamis pekan lalu. Saat itu, pihaknya bertemu dengan perwakilan perusahaan yang disebutkan sebagai pemberi dukungan.

“Ternyata perusahaan itu tidak memberikan dukungan kepada perusahaan pemenang tender. Bahkan tidak ada surat perjanjian kerja sebelumnya. Dimana dalam dokumen yang dikirim ke ULP saat itu ada perjanjian kerja sama sebelumnya,” ujar Putra.

Kata Putra, pihaknya belum bisa mengatakan apakah dokumen tender proyek itu palsu atau tidak. Namun, yang jelas tidak ada dukungan atas perusahaan pemenang. Dari pemeriksaan yang dilakukan, email perusahaan pemberi dukungan dan email yang tertera dalam dokumen tender, berbeda. Sehingga disinyalir ada oknum yang diduga menggiring hal ini.

Seperti diberitakan, tender proyek pembangunan gudang garam di Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano  dilaporkan ke Kejari Sumbawa. Sebab, diduga ada pemalsuan dokumen dalam proses tender itu. Seperti dugaan pemalsuan kontrak pekerjaan. Selain itu, keterangan pengalaman kerja perusahaan pemenang juga diduga palsu.

Proyek pembangunan gudang garam dilaksanakan di Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano. Adapun anggarannya sebesar Rp 2,4 miliar yang bersumber dari APBD. (run/r3)

Berita Lainnya

Pemkab Susun Rencana Konservasi Hiu Paus

Redaksi Lombok Post

Gubernur Janji Datangkan Pengusaha Garam

Redaksi Lombok Post

Mantan Kades Kemuning Diserahkan ke Lapas Mataram

Redaksi Lombok Post

HUT RI, Enam Napi Langsung Bebas

Redaksi Lombok Post

Sejumlah Taman Dibiarkan Terbengkalai

Redaksi Lombok Post

Petani Keluhkan Anjloknya Harga Garam

Redaksi Lombok Post

Jembatan Kananta Masuk Prioritas Provinsi

Redaksi Lombok Post

BUMDes Didorong Lahirkan Produk Unggulan

Redaksi Lombok Post

Anggota Dewan Terpilih Ditetapkan

Redaksi Lombok Post