Lombok Post
Bima - Dompu

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

BERSIHKAN SAMPAH: Sejumlah petugas kebersihan dan anggota komunitas peduli lingkungan membersihkan sampah yang menumpuk di Pantai Lawata, Sabtu lalu (30/3).

KOTA BIMA-Banyak aparatur sipil negara (ASN), yang kurang peduli terhadap lingkungan. Padahal mereka diharapkan menjadi ujung tombak sosialisasi kebersihan lingkungan di masyarakat.

“ASN ini harus memberi contoh yang baik, bukan justru ikut merusak lingkungan,” tandas Asisten II Setda Kota Bima H Alwi Yasin.

Ia menyoroti sebagian  ASN yang dinilai tidak sadar lingkungan. Sorotan itu disampaikan saat apel bersih pantai, di Pantai Lawata, Sabtu lalu (30/3).

Menurut Alwi,  masih ada sebagian ASN yang membuang sampah sembarangan.  Bahkan ada beberapa mobil dinas yang kedapatan membuang sampah di jalan.

”Bagaimana mau mengajak masyarakat mencintai lingkungan. Kalau ASN sendiri belum terbiasa dengan budaya bersih,” sorotnya.

Padahal, kata dia, menjaga kebersihan adalah tanggungjawab bersama. Sebagai aparat pemerintah, ASN  harus menjadi panutan bagi masyarakat. Dengan memberi contoh yang baik.

Mantan Kepala Dikbud Kota Bima ini mengapresiasi kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima tersebut. Apalagi kegiatan ini menggandeng sejumlah komunitas.

Alwi berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan ke depannya. Tidak hanya ketika ada event tertentu saja.

“Saya berharap masyarakat dan pemerintah  bekerja sama menjaga kebersihan dan keindahan kota,” ajaknya.

Kegiatan bersih pantai ini digelar DLH Kota Bima dengan menggandeng beberapa komunitas pecinta lingkungan. Di antaranya, Komunitas Treco,  pemuda, pecinta sungai, tim trabas dan Mapala Londa.

Aksi bersih-bersih dimulai dari Ama Hami dan berakhir di Pantai Oi Panda. Sampah-sampah yang dikumpulkan kemudian diangkut dengan mobil untuk dibuang.

Kepala DLH Kota Bima  H Fakhrunraji mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ke depan, kata dia, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan selama 10 hari dengan fokus  pantai. Karena ketika ada banjir, sudah pasti pantai dipenuhi sampah.

“Selain untuk menyambut HUT Kota Bima, aksi ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan di Kota Bima khususnya,” tutupnya. (cr-wd/r3)

Berita Lainnya

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost

Belajar Nyetir, Masuk Jurang

Redaksi LombokPost