Lombok Post
Sportivo

PENENTU JUARA, BARCELONA VS ATLETICO MADRID

Baca: Barca Masih Berambisi Treble Winners

BARCELONA-Jornada pemungkas La Liga memang baru dihelat 19 Mei 2019. Namun, bagi Barcelona dan Atletico Madrid, jornada ke-31 dini hari nanti (siaran langsung SCTV pkl 01.45 WIB) adalah final bagi mereka. Ya, laga yang dihelat di Camp Nou nanti adalah penentu juara La Liga karena bersifat head to head match.

Itu merngacu kepada gap dua tim hingga jornada ke-30 yang berjumlah 8 poin. Artinya, jika Blaugrana mampu mereguk poin absolut pada laga nanti, 99 persen mereka mengamankan gelar La Liga ke-26. Apalagi, bila menilik sisa lawan tim polesan Ernesto Valverde itu pada tujuh jornada berikutnya.

”Kami masih unggul dari Atleti dan akan menjuarai La Liga dengan kekuatan penuh. Tapi, kesalahan seperti laga melawan Villarreal (seri 4-4 jornada ke-30 3/4) bisa membuat kami membayar mahal efeknya,” ucap striker Barca Luis Suarez seperti dilansir Mundo Deportivo.

Pernyataan eks striker Liverpool itu adalah satu-satunya harapan bagi Atleti jika mereka menang dini hari nanti. Ya, dengan selisih lima poin bila Atleti menang, segalanya masih memungkinkan terjadi pada tujuh giornata tersisa.

Sebab, dari 7 tim berikutnya, Barca setidaknya akan menghadapi 3 tim yang masih berjuang lolos dari jerat degradasi. Mereka adalah Huesca (jornada ke-32 13/4), Levante (jornada ke-35 28/4), dan Celta Vigo (jornada ke-36 5/5).

Bandingkan dengan Atleti yang menghadapi satu tim berpeluang ke Segunda Division lebih sedikit. Yakni, Celta Vigo (jornada ke-32 13/4) dan Levante (jornada ke-38 19/5).

Hanya, handicap Diego Godin dkk ketika menghadapi Barca di kandangnya masih sama. Camp Nou masih tabu bagi mereka. Bagaimana tidak. Dari 18 pertemuan kedua tim di Camp Nou dalam semua ajang, Atleti tidak pernah menang. Rinciannya, 6 seri dan 12 kalah. Kali terakhir Atleti menang di Camp Nou terjadi pada musim 2005-2006.

Bahkan, ketika jadi juara musim 2013-2014, Atleti hanya bermain imbang 1-1 kontra Barca di Camp Nou pada jornada pemungkas yang sekaligus jadi penahbisan juara bagi mereka setelah 1995-1996. Itu diperburuk dengan dari 15 laga away mereka di La Liga musim ini, hanya 6 laga yang berujung poin absolut.

Jangan lupakan pula bahwa Barca masih berambisi treble winners. Mereka juga masih akan menghadapi Manchester United pada leg pertama perempat final Liga Champions lima hari lagi. Artinya, tiga poin dan semakin dekat dengan titel La Liga bisa membuat mereka menyongsong laga di Old Trafford dengan lebih rileks. (io/JPG/r6)

Berita Lainnya

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

Kembali ke Puncak Berkat Kun

Redaksi LombokPost

Ancaman Sudah Nyata, Tak Ada Waktu untuk Santai

Redaksi LombokPost

Perbakin Usulkan Petembak Nasional ke Pelatda

Redaksi LombokPost

Rohani Akan Dititip di Pelatnas

Redaksi LombokPost

BSLU Cup II Datangkan Petenis Meja Terbaik Indonesia

Redaksi LombokPost

Perda Solusi Atasi Masalah Anggaran Olahraga

Redaksi LombokPost

Atletik Belum Panik, Hasil Jatim Open akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Bibit Sprinter Muncul di Fun Kids Athletic Supiati Cup

Redaksi LombokPost