Lombok Post
Metropolis

Dewan Minta Dishub Tegas Pada Jukir

KEMBALI SEMRAWUT: KBC kembali semrawut karena kendaraan kembali parkir di bahu jalan. Kondisi ini tidak lepas dari jukir yang membiarkan pengendara melanggar rambu-rambu parkir.

MATARAM-Kawasan bisnis cakranegara (KBC) kembali semrawut karena banyaknya kendaraan parkir sembarang. Kondisi ini membuat DPRD Kota Mataram gerah.

Sebelumnya, kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram yang dinahkodai M Saleh mendapat apresiasi dari beberapa kalangan. Dimana, belum genap menjabat beberapa bulan Saleh mampu menertibkan parkir di kawasan Cakranegara.

Namun kini KBC kembali semrawut. Hal ini ditenggarai karena tidak ada ketegasan dari Dishub untuk memberikan sanksi kepada jukir yang melanggar rambu-rambu parkir. “Sebaik apapun aturan jika tidak ada ketegasan maka tidak akan maksimal,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H Muhtar, kemarin (9/4).

Diungkapkan, penertiban parkir di KBC tergantung pemerintah. Dalam hal ini Dishub harus tegas. Jika ada jukir yang melanggar rambu-rambu parkir tidak hanya diberikan teguran. Namun langsung diberikan sanksi. Bila perlu pecat jika ada yang melanggar. “Kalau tidak ada ketegasan dari Dishub maka jukir akan seenaknya,” kata Muhtar.

Dewan selama ini menyoroti keberadaan KBC yang semrawut karena banyaknya kendaraan parkir di bahu jalan. Dulu, KBC tepatnya di depan pasar Cakranegara macet karena kendaraan parkir di bahu jalan. Bahkan ia melihat para jukir seenak perutnya memberikan tempat parkir di jalan tanpa mempertimbangkan aspek lainnya. “Ini kan mengganggu pengguna jalan lainnya,” kesalnya.

Sekarang ini kata Muhtar,  Dishub harus tegas. Berikan sanksi kepada jukir yang melanggar rambu-rambu parkir. Sebenarnya kata Muhtar, pekerjaan ini sangat mudah. Tergantung keberanian. Mau tidak memberikan sanksi kepada jukir yang melanggar rambu-rambu parkir. “Bikin efek jera kalau mau disegani,” pintanya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi juga sudah menyuarakan KBC steril dari tempat parkir. Selama ini ia melihat KBC semrawut karena banyaknya kendaraan parkir di bahu jalan yang membuat pengguna jalan lainnya terganggu. “Dulu kalau orang melintas di Jalan Selaparang di depan pasar Cakranegara harus pelan-pelan karena banyak kendaran parkir di bahu jalan,” ucapnya.

Namun sudah beberapa bulan ini kawasan bisnis Cakranegara sudah mulai tertib. Tidak ada lagi kendaraan parkir di bahu jalan karena kebijakan diberlakukan Dishub. Namun kini, KBC kembali semrawut karena ulah  jukir yang tidak mau patuh dengan aturan. Mereka terkesan sengaja melanggar rambu-rambu parkir yang telah dipasang Dishub. “Dishub dalam hal ini harus tegas. Jangan sampai KBC kembali semrawut karena ulah jukir,” tutupnya. (jay)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost