Lombok Post
Kriminal

Begal Sadis Ternyata Masih Belia

UNGKAP KASUS: Kapolres Bima AKBP Bagus S Wibowo ketika memberi keterangan pengungkapan kasus begal yang dilakukan remaja, di Polres Bima, kemarin.

MATARAM-Polres Bima meringkus begal sadis yang kerap beraksi di perbatasan Desa Renda dan Desa Ngali, Kecamatan Belo, kemarin. Satu dari dua terduga pelaku, yakni remaja berinisial DJ, 16 tahun, ditangkap usai empat hari bersembunyi.

Kapolres Bima AKBP Bagus S Wibowo mengatakan, DJ beraksi bersama temannya yang berinisial LA. Di setiap aksi kejahatan dengan kategori pencurian kekerasan tersebut, kedua pelaku selalu membawa senja tajam jenis parang.

”Pelaku setiap beraksi menggunakan kain untuk menutup mukanya, bercadar,” kata Bagus.

DJ bersama LA terakhir kali beraksi akhir pekan lalu. Jumat (5/4), pelaku mengintai korban di Jalan Wadunocu, Desa Renda. Tak lama, korban Irwan terlihat melintas mengendarai motor Yamaha Vixion.

Pelaku kemudian membuntuti korban. DJ yang masih tergolong anak, dibonceng LA menggunakan motor. Kedua pelaku memakai penutup wajah atau cadar dengan tujuan korban tidak bisa mengenali mereka.

Bagus mengatakan, tanpa didahului peringatan, korban dibacok dari arah belakang. Sabetan parang pelaku mengenai lengan kanan korban. ”Korban menderita luka robek akibat perbuatan pelaku,” terang dia.

Luka itu membuat korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari motor. Meski sudah terjatuh, DJ yang memegang parang, masih ingin melukai korban. Dia bahkan sempat mengejar korban yang berlari menghindari pelaku.

”Korban ya ketakutan, lari. Akhirnya motor ditinggal dan dibawa kabur pelaku,” ucap perwira dua mawar ini.

Usai aksi begalnya, DJ dan LA memilih untuk bersembunyi. Meski demikian, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. Kapolres mengatakan, DJ diamankan petugas di lokasi yang tak jauh dari TKP kejahatan mereka.

Adapun LA, hingga kemarin masih diburu petugas. Jajarannya masih mengorek keterangan dari DJ guna mengetahui keberadaan LA. ”Satu orang rekannya itu masih kita kejar,” tegas dia.

Bagus mengatakan, DJ diduga kuat sebagai pelaku utamanya. Dia yang bertugas melukai korban dan membawa motor curian. Saat tertangkap, polisi berhasil mengamankan satu motor Yamaha Vixion serta parang yang digunakan untuk membacok korban.

”Pelaku mengakui seluruh perbuatannya, termasuk dia yang melukai korban,” tandas Bagus.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jual Sabu Untuk Modal Kawin, Dua Sejoli Kompak Masuk Bui

Redaksi LombokPost

Nyabu Biar Lebih Bergairah

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

Zaini Arony Diklarifikasi Soal LCC

Redaksi LombokPost

Tersangka Penyuap Imigrasi Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost