Lombok Post
Praya

Mangkung Desa Termiskin di Loteng

Jalaludin

PRAYA-Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat ditetapkan sebagai desa termiskin di Lombok Tengah (Loteng). Untuk mengatasinya, pemkab melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), melakukan intervensi besar-besaran. ”Tahun ini saja, kami siapkan Rp 3,41 miliar,” beber Kepala Dinas PMD Loteng Jalaludin, kemarin (12/4).

Anggaran tersebut bersumber dari alokasi dana desa (ADD) dan dana desa. Jika dibandingkan desa-desa lain, Mangkung tertinggi. Sedangkan terendah Desa Semparu, Kecamatan Kopang. Nilainya, Rp 1,9 miliar. Jalaludin berharap, dengan anggaran sebesar itu, pemerintah Desa Mangkung bisa bangkit. Baik menyangkut pembangunan fisik, maupun non fisik.

Kuncinya, program kerja yang disiapkan harus tepat sasaran, tepat tempat, tepat waktu dan tepat jumlah. Kemudian, kerja sama. Yang tidak kalah penting pesannya, transparan dan akuntabel.

Secara umum, dari 127 desa, di 12 kecamatan di Loteng, 30 dikategorikan tertinggal. Itu berdasar data pusat. Itulah rujukan seluruh Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) bersatu membantu. ”Sesuai variabel kemiskinan,” ujarnya. Terkait infrastruktur jalan, diyakininya tidak ada yang terisolir dan tertinggal.

”Kalau berbicara penanganan kemiskinan, memang kita kroyok,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Loteng Baiq Sri Hastuti Handayani, terpisah.

Sementara itu, mantan kepala desa (Kades) Mangkung periode 2007-2013 HL Adhar mengatakan Desa Mangkung luas dan padat, sehingga perlu dilakukan pemekaran. Dengan begitu penanganan kemiskinan, bahkan pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat lebih cepat dikerjakan.

Saat ini, bebernya jumlah dusun di Desa Mangkung 20. Warganya puluhan ribu jiwa, atau bisa mengantarkan 3-4 wakil rakyat duduk di DPRD Loteng. ”Jadi, jawabannya pemekaran desa. Itu saja,” cetus Adhar.(dss/r9)

Berita Lainnya

Angkasa Pura Ingin Jadi Bagian Kesuksesan MotoGP

Redaksi LombokPost

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Redaksi LombokPost

Jangan Merariq Kodek!

Redaksi LombokPost

Penerbangan Lombok-Perth Baik untuk Pariwisata

Redaksi LombokPost

Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Redaksi LombokPost

Diskominfo Lombok Tengah Data Ulang Jumlah Tower

Redaksi LombokPost

Tampil di JFC, Loteng Bertekad Memukau

Redaksi LombokPost

Target Pendapatan Daerah Rp 2,154 T

Redaksi LombokPost

Cerita H Najamudin, Penyiar Radio 90-an

Redaksi LombokPost