Lombok Post
Headline Selong

PKL di Pasar Keruak Kembali Berulah

TAK MAU PERGI: Sejumlah PKL terlihat masih berjualan di trotoar depan pemakaman umum Keruak di sekitar Pasar Keruak, kemarin (12/4).

SELONG-Meski telah “disapu bersih” Satpol PP Lombok Timur, para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Keruak tak ingin hengkang begitu saja. Pantauan koran ini, para pedagang masih berjualan di atas trotoar yang berada di depan pemakaman umum Keruak.

“Memang masih ada satu dua yang kembali. Tapi kita pastikan tidak semi permanen apalagi permanen,” kata Kasatpol PP Lotim Salmun Rahman kepada Lombok Post, kemarin (12/4).

Menurut Salmun, aturannya memang sudah jelas. Trotoar itu digunakan untuk pejalan kaki. Bukan berjualan. Karena itu, pihaknya melakukan giat bongkar lapak PKL permanen dan semi permanen di sepanjang trotoar.

Kata Salmun, masih membandelnya PKL di pasar Keruak akan tetap ditindaklanjuti. Meski di satu sisi, lokasi baru yang ditawarkan ke PKL belum sepenuhnya siap. Ia merasa eks pasar terminal belum representatif. Tentu hal tersebut menjadi alasan kuat mengapa para PKL kembali ke tempat yang dilarang. Namun bukan Satpol PP namanya jika tak tegas menegakkan aturan daerah.

“Tentu akan kita rapikan kembali. Tapi tidak saat-saat ini. Takutnya tempat tersebut dijadikan panggung politik,” terangnya.

Salmun menegaskan, akan melakukan penertiban sepenuhnya pascapemilu. Tidak hanya PKL, namun juga APK yang bertebaran di sekitar kuburan tersebut. “Setelah pemilu akan kita selesaikan semuanya. Karena sekarang terlalu banyak yang berkepentingan,” tambahnya.

Camat Keruak Kamaruddin juga mengatakan hal senada. Relokasi PKL di Pasar Keruak akan dilakukan kembali setelah pesta demokrasi usai. Menurutnya, eks terminal Keruak masih menjadi alternatif relokasi.

Selain itu, ia menegaskan, pemerintah kecamatan sudah pasti akan melakukan relokasi sesuai permintaan masyarakat. Sebab PKL di lokasi tersebut selama ini memang mengganggu. Tak hanya menganggu para pengendara, tapi juga para pejalan kaki. “Nanti setelah pemilu akan dilanjutkan kembali,” kata Kamaruddin. (tih/r5)

Berita Lainnya

Kelelahan, Enam PPS Tumbang

Redaksi LombokPost

PSU Rentan Money Politic

Redaksi LombokPost

Calon Pejabat Mulai Diseleksi

Redaksi LombokPost

Kinerja Dewan Mengecewakan, Pembahasan Raperda Sangat Minim

Redaksi LombokPost

Edukasi Warga lewat Game Android

Redaksi LombokPost

Telkomsel Optimalkan Jaringan di Lebih dari 1.400 Titik Penting

Redaksi Lombok Post

Gubernur: Jangan Ada Dendam Politik!

Redaksi LombokPost

Dikbud Gagalkan Pernikahan Dini Jelang UN

Redaksi LombokPost

Kepala Disnakertrans Paling Diminati

Redaksi LombokPost