Lombok Post
Metropolis

Irpan Gantikan Putu Joni Pimpin IKADIN Kota Mataram

RESMI MENJABAT: Ketua IKADIN Kota Mataram Irpan Suryadiata saat menerima bendera tanda serah terima jabatan saat pelantikan di Hotel Grand Madani Udayana, SabtuRESMI MENJABAT: Ketua IKADIN Kota Mataram Irpan Suryadiata saat menerima bendera tanda serah terima jabatan saat pelantikan di Hotel Grand Madani Udayana, Sabtu

MATARAM-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Mataram memiliki nakhoda baru. Melalui Musyawarah Cabang III yang digelar di Mataram pada Kamis 28 Maret lalu, Irpan Suryadiata dimandatkan sebagai ketua yang dipilih secara aklamasi. Menggantikan Putu Joni Oka, Ketua IKADIN periode sebelumnya.

Sabtu (13/4) lalu, Irpan beserta anggota DPC IKADIN Kota Mataram lainnya resmi dilantik di Hotel Grand Madani Udayana, Kota Mataram. Pelantikan tersebut berlangsung mewah dan meriah. Pentas seni tari, puisi dan lagu nasional menjadi hiburan dalam acara pelantikan dan rapat kerja tersebut.

“Sebagai pengacara, Mari kita menjaga marwah dan harga diri pengacara sebagai officium nobile (profesi terhormat) di pengadilan,” ajak Irpan dalam sambutannya.

Irpan meminta pengacara untuk tidak terlibat kegaduhan di pengadilan. Karena sangat tidak baik jika advokat bertengkar di pengadilan. “Mari kita jaga marwah pengacara sebagai profesi yang terhormat,” imbaunya.

Sebagai Ketua IKADIN, dirinya saat ini akan menentukan program kerja. Dimana, dalam programnya nanti advokat tidak melulu hanya mengurus yang sifatnya litigasi berkaitan dengan pengadilan. Tetapi juga memiliki kontribusi sosial untuk masyarakat di luar litigasi.

Dia berharap advokat dapat mengawal peraturan perundang-undangan atau kebijakan pemerintah untuk dikaji dan diberi masukan. Selain itu, di tahun politik ini, Irfan akan berupaya membawa IKADIN untuk mendinginkan suasana politik di tengah advokat.

“Ini kaitan dengan pemilu, bagaimana menciptakan suasana damai. Karena bagaimanapun juga pemilu pasti ada sengketa pemilu dan melibatkan advokat, baik dalam posisi menang atau kalah. Kita akan giring advokat bertindak sesuai peraturan perundang-undangan tanpa riak-riak,” paparnya.

Ketua DPD IKADIN NTB Suriahadi dalam sambutannya mengapresiasi meriahnya kegiatan tersebut. Baginya, itu menandakan respon tinggi DPC IKADIN Kota Mataram.

“Saya mengapresiasi DPC IKADIN Kota Mataram yang sangat meriah menyelenggarakan acara. Ini menandakan teman-teman advokat responnya tinggi, karena itu saya selalu ngomong advokat dituntut untuk punya nilai plus,” ungkapnya.

Suriahadi menjelaskan saat ini IKADIN telah menjalankan fungsi sosial untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Melalu fungsi sosial lembaga bantuan hukum untuk pengabdian kepada masyarakat. Mengingat prinsip LBH itu tidak menarik biaya.

“Ini semua sudah berjalan dan berharap memperbanyak kerja sama hampir dengan seluruh perguruan tinggi di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas mahasiswa, memberikan pendidikan paralegal,” jelasnya.

Acara tersebut diisi juga dengan orasi kebangsaan oleh Kabinda NTB Tarwo Kusnarno. Dalam orasinya, Tarwo berharap agar IKADIN mampu memperjuangkan kepastian dan perlindungan hukum pada masyarakat ekonomi kelas bawah.

“Bicara persoalan hukum yang krusial bagaimana mengupayakan kepastian, perlindungan dan bimbingan hukum bagi masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. IKADIN diharap jadi organisasi advokat yang paling depan dan berani membela hak-hak hukum masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai praktisi hukum anggota IKADIN ditegaskan memiliki peran membangun kesadaran hukum dan politik di masyarakat. “Advokat memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi dan konstitusi,” pungkasnya. (ton/ADV/r3)

Berita Lainnya

Gerindra Belum Tentukan Siapa Wakil Ketua DPRD

Redaksi LombokPost

Alhamdulillah, Semua Karyawan Sudah Dibayarkan THR

Redaksi LombokPost

Ketika Terminal Mandalika Menjadi Ladang Rezeki Pedagang Asongan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna