Lombok Post
Politika

Jalan Raya Mulai Seteril dari APK

BERSIHKAN APK: Tim penertiban Mataram bersama Satgas Dinas Perkim menertibkan APK dan BK peserta pemilu pada Minggu (14/4) dinihari.

MATARAM—Tim gabungan penertiban Mataram bergerak cepat menertibkan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) setelah memasuki masa tenang.

          Sekretaris tim penertiban Mataram Rudy Suryawan mengatakan tim penertiban bersama satgas Dinas Perkim Mataram sudah mulai menertibkan APK dan BK pada Minggu (14/4) dinihari. ”Mulai dari kawasan Rembiga sampai Sweta sudah disisir,” ujarnya.

          Rudy menambahkan tim penertiban bersama Panwascam memiliki waktu tiga hari selama masa tenang untuk melakukan penertiban APK tersebut. Waktu ini akan dimanfaatkan maksimal agar Mataram bisa steril dari APK sebelum pelaksanaan pemilu 17 April. ”Kita targetkan selesai Selasa (16/4),” cetusnya.

          Tidak hanya mengerahkan tenaga dari tim penertiban dan satgas Dinas Perkim, penertiban APK juga akan dilakukan seluruh ASN Mataram Senin (15/4) sesuai arahan dari wali kota Mataram.

          ”Semua ASN akan ikut membersihkan APK yang ada di sepanjang jalan di wilayah Mataram,” katanya.

          Terpisah, Ketua Bawaslu Mataram Hasan Basri mengatakan selain menertibkan APK dan BK milik peserta pemilu bersama tim penertiban, pihaknya juga sedang melakukan pengawasan di media sosial maupun lapangan. Ini untuk mencegah agar selama masa tenang tidak ada peserta pemilu yang melakukan kampanye.

          Dalam aturan pun sudah jelas, setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang ditetapkan KPU bisa dipidana dengan ancaman hukuman satu tahun penjara. ”Kami harap peserta pemilu patuh aturan,” katanya.

          Sementara itu, Ketua Bawaslu Lombok Utara Adi Purmanto mengatakan pihaknya bersama Satpol PP Lombok Utara sudah mulai menertibkan APK dan BK yang dipasang peserta pemilu. Sebelum penertiban dilakukan, Bawaslu sudah bersurat ke peserta pemilu agar menurunkan APK dan BK yang sudah dipasangan saat masa tenang.

          ”Karena tidak ada respon. Kami bersama Satpol PP yang menertibkan,” katanya.

          Adi menambahkan pihaknya juga mengingatkan peserta pemilu agar tidak berkampanye di hari tenang. Pihaknya sudah menemukan ada beberapa peserta pemilu yang berkampanye di hari tenang melalui media sosial. ”Ada di facebook. Ini sudah kita ingatkan agar dihapus dan tidak dilakukan selama hari tenang,” pungkasnya. (puj/r2)

Berita Lainnya

HRF : Smart City itu Kunci!

Redaksi Lombok Post

Empat Tahun, Bisa Balik Modal Nggak?

Redaksi Lombok Post

Djohan Incar Syarif

Redaksi LombokPost

PKS Buka Peluang Bentuk Poros Sendiri

Redaksi LombokPost

Ismul atau Jafri, Mana Lebih Sakti?

Redaksi Lombok Post

Jalan Suhaili Menyambung Dinasti

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post

Ali: Dinda Seharusnya Tak Tenang

Redaksi LombokPost

Jangan Ada Evi Kedua!

Redaksi LombokPost