Lombok Post
Headline Politika

Ayo Kawal Rekapitulasi Suara!

DIBANTU: Salah seorang pemilih yang tinggal di BSUL Mandalika memasukkan surat suara yang sudah dicoblos dibantu petugas di TPS 14 Dasan Agung Baru, kemarin.


MATARAM-Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) NTB mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses penghitungan suara pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif.

“Setelah berpartisipasi menggunakan hak suara, mari lanjutkan partisipasi masyarakat dengan mengikuti proses penghitungan suara,” ujar Ketua Presidium JaDI NTB Lalu Aksar Ansori, kemarin.

Dalam mengawal jalannya proses rekapitulasi, masyarakat harus memberi kepercayaan, semangat dan motivasi pada petugas KPPS. Agar proses rekapitulasi suara bisa diselesaikan dengan tuntas, benar dan lancar. “Bagaimanapun tugas KPPS ini berat,” katanya.

Mantan Ketua KPU NTB ini juga mengimbau seluruh pihak menerima hasil penghitungan suara ini hingga rekapitulasi berakhir dengan legowo, siapapun pemenangnya. Jika ada dugaan kecurangan atau kesalahan prosedur atau kelalaian, seluruh pihak bisa menempuh mekanisme yang benar yakni melalui bawaslu, MK dan lainnya.

“Mari kita kawal proses rekapitulasi selanjutnya. Manfaatkan data valid yang didapatkan untuk mengawal. Kita pastikan agar kecurangan dapat dicegah,” tandasnya.

Menurut Aksar dari hasil pemantauan yang dilakukan masyarakat sangat antusias menggunakan hak pilihnya. Di sebagian besar TPS, masyarakat sabar mengantri untuk menggunakan hak pilihnya.

Lebih lanjut, Aksar juga meminta masyarakat dan seluruh pihak agar selalu berpikir positif, menjalin silaturahmi, menciptakan kerukunan dan harmoni. Karena apa yang kita lakukan semuanya untuk Indonesia yang semakin baik.

Sembilan Warga Panti Jompo Tidak Bisa Memilih

Sementara itu sembilan pemilih di TPS 14 Kelurahan Dasan Agung Baru yang berlokasi di Balai Sosial Usia Lanjut (BSUL) Mandalika tidak bisa menggunakan hak suaranya. Hal ini dikarenakan sembilan pemilih yang seluruhnya penghuni BSUL terlambat menyerahkan form C6.

Ketua KPPS TPS 14 Muhammad Nur menjelaskan sesuai aturan pendaftaran pemilih yang masuk dalam DPT hanya dibuka sampai pukul 13.00 Wita. “Kami mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.

Nur menjelaskan jumlah DPT yang ada di TPS BLUS Mandalika sebanyak 205 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah mendapatkan undangan memilih sebanyak 124 orang. Karena ada pemilih pindah 20 orang. Nama ganda sebanyak 12 orang. Meninggal dunia 49 orang.

“Di TPS ini tidak hanya penghuni panti jompo. Ada juga warga yang tinggal di sekitar panti jompo,” katanya.

Pantauan koran ini, penghuni BSUL Mandalika antusias menggunakan hak suaranya. Sejak pukul 08.00 Wita, mereka sudah tampak mengantri di TPS. Saat pemungutan suara, pemilih yang sudah berusia lanjut ini bisa melakukan pencoblosan di bilik suara.

Meskipun tidak sedikit yang harus dipandu berjalan oleh pendamping dari BLUS. Salah satu pemilih yang sudah berusia 102 tahun juga tampak menggunakan hak suaranya.

Sementara itu petugas BSUL Mandalikan Wildan mengatakan penghuni BSUL yang masuk dalam DPT sebanyak 78 orang. Kemudian yang bisa memilih sebanyak 34 orang. Sedangkan yang diluar DPT sebanyak delapan orang, dalam arti bisa memilih sebagai daftar pemilih khusus (DPK).

Terkait sembilan orang pemilih BSUL yang tidak bisa menggunakan hak suaranya, Wildan mengatakan hal tersebut karena sembilan orang tersebut tidak bisa datang langsung ke aula yang dijadikan TPS karena kesehatanya.

“Biasanya dilayani memilih dengan didatangi ke kamar masing-masing saat sudah sepi. Tapi tadi kelewatan karena banyak pemilih yang dilayani disini,” katanya.

Dari data yang dihimpun koran ini, ada 101 orang dalam DPT dan mendapatkan undangan memilih yang menggunakan hak pilihnya. Selain itu ada 129 pemilih yang masuk dalam DPTb juga menggunakan hak suaranya di TPS tersebut.

Untuk hasil penghitungan suara di TPS BSUL Mandalika, pasangan Prabowo-Sandi menang dengan 72 suara. Sedangkan pasangan Jokowi-Amin 54 suara. (puj/r2)

Berita Lainnya

Bank Mandiri Serahkan CSR ke Tiga Sekolah di Loteng

Isyarat Wartiah untuk Muzihir

Pamor Mohan Bikin Gentar

Delapan Perkara Menanti KPU NTB di MK

Redaksi LombokPost

Menengok Garuda Emas NTB Usai Kabar Penangkapan

Redaksi LombokPost

22 Mei, NTB Kondusif!

Evi Buka Rahasia Foto Cantiknya

Laporan Farouk Kedaluarsa

BN KMA: Ini Kemenangan Rakyat!