Lombok Post
Headline Metropolis

Berhenti Saling Bully! Yang Menang Jangan Sombong

HAK SUARA: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memberikan hak suaranya di TPS 15 Dasan Agung, Kota Mataram, Rabu (17/4).

MATARAM-Pesta demokrasi berlangsung aman dan damai. Warga sejak pukul 07.00 Wita, berduyun-duyun mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ikut berkontribusi dalam menentukan arah bangsa. Dengan memilih Presiden, DPR, dan DPD.

Seperti warga umumnya, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dan istri Hj Suryani pun memberikan suara di TPS 15 Dasan Agung. Ahyar terpantau datang sekitar pukul 09.00 Wita. “Ini kewajiban saya sebagai warga negara,” kata Ahyar sembari tersenyum.

Seperti diketahui, pemilu kali ini tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden. Tetapi juga memilih wakil-wakil yang akan menyuarakan suara rakyat di gedung DPR. Siapapun yang terpilih nantinya merupakan yang terbaik bagi rakyat.

Karena itu, usai Pemilu, Ahyar meminta semua warga tanpa terkecuali berhenti saling membully. Baik di dunia nyata maupun maya.

Bagi warga yang jagoannya menang juga diminta tidak sombong. Semua harus kembali pada pemikiran bahwa siapapun yang menang nantinnya adalah yang terbaik bagi bangsa.

“Masyarakat harus tetap tenang dan damai,” pesannya.

Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dari KPU. Sekalipun sejak sore kemarin sudah disuguhi hasil quick count atau hitung cepat. Namun hasil itu bukanlah hasil resmi yang diketok dalam pleno KPU.

Hasil hitung cepat diharapkan agar masyarakat kembali fokus dalam aktivitas masing-masing. Tidak berlarut-larut dalam ketidaktenangan menunggu hasil pemilu.

“Jaga persaudaraan kita, karena itu adalah modal pembangunan,” ujarnya.

Setelah ini, Ahyar meminta masyarakat kembali harus mengeratkan lagi rasa perasudaraan. Menyudahi perseteruan-perseteruan yang tidak produktif. Kembali pada pekerjaan dan kesibukan masing-masing.

Tidak hanya Ahyar, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga memberikan hak suara. Mohan mencoblos di TPS 16 Karang Sukun. Mohan dan istri Noviani Danar Kinastri, datang ke TPS mengenakan pakaian serba putih.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin mengatakan, secara umum pelaksaaan pemilu di Kota Mataram relatif lancar. Pada kesempatan itu ia juga membantah beberapa isu terkait surat suara yang tercoblos lebih dahulu.

“Belum ada laporannya ke kami,” kata Husni.

Jawaban ini sekaligus menanggapi viral di media sosial dan beredar secara berantai melalui broadcast pesan singkat, akun bernama Putra SP. Membagikan foto dengan keterangan bahwa surat suara tersebut sudah dicoblos lebih dahulu.

“Saya kira itu hoax,” tegasnya. (zad/r3)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok