Lombok Post
Feature Headline

Kemenangan dengan ’’Clean Sheet’’ Paslon 01 dan 02 di Sejumlah TPS

Di eks Karesidenan Surakarta, Jokowi-Ma’ruf mencatat kemenangan100 persen di 21 TPS, sedangkan Prabowo-Sandi merebut hasil serupa di tiga TPS di Pamekasan. Masing-masing mengulang dominasi di Pemilu 2014.

PRENGKI W, L.A. WAHYU PRAYOGA, Pamekasan-TRI WIDODO, Boyolali

==========================================================

IBARAT sepak bola, di desa di Klaten, Jawa Tengah, itu Joko Widodo-Ma’ruf Amin menerapkan ’’total football’’. Hasilnya, dari total 199 suara, pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 01 tersebut meraup 198 suara di antaranya.

                Hanya kurang satu balot atau surat suara untuk bisa mencatat clean sheet alias tak kebobolan gol. Tapi, ’’gawang’’ mereka akhirnya kebobolan. Satu balot atau surat suara dinyatakan tidak sah oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 10 Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Klaten, tersebut. Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak kebagian satu suara pun.

                ’’Pemilihan dilaksanakan secara terbuka, lengkap dengan kehadiran para saksi. Itu suara murni,’’ jelas Kepala Desa Tlogowatu Suprat Widoyo saat dimintai konfirmasi oleh Jawa Pos Radar Solo kemarin (17/4).

                Dia mengungkapkan, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf hingga 100 persen baru kali pertama terjadi. Pada Pemilu 2014, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memang juga memenangkan suara di TPS 10. Tapi ’’hanya’’ 90 persen.

                ’’Secara keseluruhan, di Desa Tlogowatu terdapat 12 TPS. Sedangkan perolehan suara untuk satu desa pasangan Jokowi-Ma’ruf mencapai 2.301 suara, sedangkan Prabowo-Sandi 133 suara,’’ ujarnya.

                Di wilayah eks Karesidenan Solo, Jokowi-Ma’ruf mencatat kemenangan 100 persen di 21 TPS. Perinciannya, 16 TPS di Boyolali, 4 TPS di Wonogiri, dan 1 TPS di Klaten.

                Jokowi merupakan mantan wali kota Solo dua periode. Jawa Tengah juga dikenal sebagai kandang ’’banteng’’, merujuk simbol PDI Perjuangan, salah satu partai pengusung paslon 01.

                Hasil hitung cepat Charta Politika, misalnya, dengan sampel 292 TPS, sampai pukul 21.50 tadi malam, menunjukkan bahwa paslon 01 meraup 76,2 persen di Jawa Tengah. Sedangkan paslon 02 mendapatkan 23,8 persen. Dengan catatan, 95,89 persen suara masuk.

                Tapi, bukan hanya paslon 01 yang mencatat kemenangan dengan clean sheet. Di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ada tiga TPS tempat Prabowo-Sandi memborong seluruh suara pemilih. Tanpa menyisakan satu pun untuk lawan.

                Di TPS 27 Dusun Mandala, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, ada 178 surat suara. Semuanya terpakai. Tak ada pencoblosan yang tidak sah. Dan, seluruhnya dimenangkan paslon 02.

                Begitu pula di TPS 20 Desa Pangereman, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Total daftar pemilih tetap (DPT) di TPS tersebut 251 orang. Seluruhnya membubuhkan dukungan untuk paslon 02. Seluruh pemilih juga hadir ke TPS dan tidak ada satu pun surat suara yang tidak sah.

                Pengawas TPS Bujur Tengah Abd. Ghafur Syah membenarkan bahwa di dua TPS itu perolehan suara Jokowi-Ma’ruf nihil. ’’Banyak yang fanatik Prabowo,’’ ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin.

                Selain di dua TPS itu, Prabowo-Sandi memperoleh 100 persen suara di Kecamatan Pegantenan. Tepatnya di TPS 027 Desa Pasanggar. Pasangan 02 tersebut meraup 248 suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf tidak mendapat suara.

                Pada Pemilu 2014, Prabowo yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa menang di empat kabupaten di Madura: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Di Pamekasan, contohnya, Prabowo-Hatta merebut 378.652 suara dibandingkan 135.178 suara yang didapat Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

                Meskipun memang secara keseluruhan Jatim tetap menjadi milik Jokowi-JK saat itu, pasangan tersebut menang di 24 kabupaten/kota. Sedangkan pada Pemilu 2019 kali ini, mengutip hasil hitung cepat Charta Politika sampai pukul 22.35, paslon 01 merebut 66,71 persen. Sedangkan paslon 02 menggaet 33,29 persen dari sampel 324 TPS dan 90,74 persen suara masuk.

                Sementara itu, di Boyolali, kemenangan dengan clean sheet Jokowi-Ma’ruf paling banyak terjadi di Kecamatan Selo. Ada enam TPS yang disapu bersih 100 persen oleh paslon 01 itu. Disusul Kecamatan Tamansari (5 TPS), Ampel (3 TPS), serta Kemusu dan Cepogo masing-masing 1 TPS.

                Pada Pemilu 2014, Jokowi juga menang mutlak di Boyolali. Mengumpulkan 457.914 suara dibandingkan Prabowo yang meraup 145.353 suara.

                Sebagai catatan, pada masa kampanye, Prabowo pernah terpeleset dengan ucapan yang dianggap menyinggung warga Boyolali. Meski kemudian sosok yang sudah tiga kali ini ikut palagan pemilihan presiden-wakil presiden tersebut meminta maaf. (wid/kwl/ren/luq/c5/ttg/JPG/r6)

Berita Lainnya

5 Pilihan Oleh-oleh Khas Taiwan yang Wajib Kamu Beli

Redaksi Lombok Post

Promo Special dan Hiburan Rakyat jadi Daya Tarik SAFARI FIFGROUP 2019

Redaksi Lombok Post

Praka Anumerta Sirwandi, Pahlawan Negara dari NTB yang Gugur di Papua

Redaksi LombokPost

Telkomsel Hadirkan Kuota Keluarga

Redaksi Lombok Post

Asal-Usul Baju Adat Sasak yang Dikenakan Jokowi

Redaksi LombokPost

Duta Bahasa NTB Juara Favorit

Redaksi Lombok Post

BUMN Gelar Jalan Sehat dan Pasar Murah di Mataram

Redaksi Lombok Post

Ayo Dukung Duta Bahasa NTB

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post