Lombok Post
Kriminal

Prabowo-Sandi Menang di Lapas Mataram

MATARAM-Ratusan warga binaan Lapas Mataram telah memberikan hak suaranya, kemarin (17/4). Proses pemungutan suara dilakukan di enam TPS. Sebanyak 211 warga binaan dan petugas lapas turut berpartisipasi, dari total 525 daftar pemilih.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Andi Dahrif mengatakan, untuk rutan dan lapas di NTB terdapat 12 TPS khusus. Enam TPS berada di Lapas Mataram dan sisanya tersebar di lapas rutan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

”Total daftar pemilih itu ada sekitar 1.800, itu termasuk pegawai dan warga binaan,” kata Andi.

Untuk di Lapas Mataram, warga binaan dan petugas yang menggunakan hak pilihnya mencapai 211 orang. Antusiasme warga binaan terlihat sejak petugas membuka TPS sekitar pukul 07.00 Wita.

Kalapas Mataram Tri Saptono Sambudji mengatakan, proses pemilu di Lapas Mataram berjalan lancar. Selama pelaksanaannya, WBP yang telah didaftar terus diimbau untuk menggunakan hak pilihnya.

”Kita panggil mereka untuk datang ke TPS. Lancar semuanya, tidak ada masalah,” ucap Tri.

Salah satu WBP yang masuk daftar pemilih adalah mantan Bupati Lobar Zaini Arony serta  politisi Golkar H Muhir. Keduanya masuk di daftar pemilih tambahan (DPTb). Muhir terlihat menggunakan hak suaranya di TPS 18.

Ditemui usai mencoblos, Muhir yang mengenakan sarung mengatakan, euforia pemilu tetap terasa, meski berada di dalam lapas. Masuk sebagai DPTb, Muhir mendapat kesempatan untuk memilih Capres, Anggota DPD, DPR RI, dan DPRD NTB.

”Tadi saya lihat teman-teman yang masuk DPTb itu sudah nunggu dari pagi untuk mencoblos,” sebut dia.

Di Pemilu ini, Muhir juga maju sebagai calon anggota DPRD Kota Mataram melalui Partai Golkar. Sayangnya, dia tak bisa memilih dirinya sendiri. Sebab, TPS di Lapas Mataram masuk dapil Selaparang. Adapun Muhir, pencalonannya masuk di dapil Cakranegara.

Sementara itu, hasil perhitungan suara untuk capres dan wapres dirampungkan petugas kemarin. Dari enam TPS di Lapas, sebanyak 185 WBP memilih Capres nomor urut 02. Sedangkan untuk capres 01 dipilih 22 WBP.

(dit/r2)

Berita Lainnya

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost

Jaksa Usut Pengadaan Bibit THR

Redaksi LombokPost

Terpidana Kasus Hutan Sekaroh Melawan

Redaksi LombokPost

Kadis Hingga Kades Terjerat Tipilu

Redaksi LombokPost

Curi Motor Guru “Bonus” Sebutir Peluru

Redaksi LombokPost

Dae Ade Tandatangan Kontrak, Dae Ferra Urus Proyek

Redaksi LombokPost