Lombok Post
Tanjung

Pembangunan Politeknik, Pusat Minta Ditalangi

Dr Fauzan Fuad

TANJUNG-Pembangunan Politeknik Negeri Kabupaten Lombok Utara (KLU) segera dilakukan. Lahan untuk pembangunan politeknik tersebut sudah siap. Bahkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) KLU sudah mengantongi master plan pembangunan politeknik tersebut.

“Sudah tidak ada masalah, politeknik bakal segera dibangun,” ujar Kepala Dikpora KLU Dr Fauzan Fuad kemarin (21/4).

Ia menuturkan, sebelum Menristekdikti berkunjung ke KLU, pihaknya sudah menerima surat  rekomendasi kelayakan pembangunan politeknik tersebut. Rekomendasi kelayakan tersebut diberikan tim independen dari UGM dan Kemenristekdikti. Tim tersebut melakukan peninjauan kelayakan lokasi pembangunan perguruan tinggi selama kurang lebih empat hari.

“Rekomendasi tim ini kita bawa ke presiden,” sambungnya.

Untuk persyaratan lainnya, Fauzan mengaku sudah diajukan ke Kemenristekdikti. Mulai dari ijazah asli dosen, hingga sertifikat hibah lahan. Dirinya menegaskan, semua persyaratan sudah rampung, tinggal melakukan pembangunan saja.

Namun untuk pembangunan satu tahun pertama, anggaran pembangunan akan dibebankan ke daerah dulu. Fauzan mengatakan, hal ini akan didiskusikan dengan bupati dalam waktu dekat ini.

“Di tahun pertama kita akan menanggung anggaran untuk pembiayaan awal pembangunannya,” ujarnya.

Ia melanjutkan, sebenarnya Menristekdikti menginginkan pemkab tidak mengeluarkan biaya apapun. Hal ini mengingat aturan yang tertuang dalam UU Nomor 23 tentang otonomi daerah, di mana kewenangan kabupaten hanya menangani sampai SMP. Untuk  SMA/SMK ditangani provinsi, dan perguruan tinggi ditangani pusat.

“Ini yang akan kami diskusikan sama direkturnya nanti,” akunya.

Gedung Politeknik Negeri KLU nantinya memiliki konsep yang terbilang unik. Yakni mengusung konsep budaya khas KLU. Yakni bentuk dasar yang diambil dari bentuk masjid kuno dengan permainan atap, dinding, dan pondasi yang dimodifikasi. Sistem bangunannya dirancang dengan konsep hemat energi.

“Banyak juga memanfaatkan ruang terbuka hijau (RTH),” jelasnya.

Sementara untuk tenaga pengajar atau dosen, sudah cukup siap. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan analisis mengenai potensi siswa politeknik tersebut dari SMA/SMK yang ada di KLU.

“Sumber primernya di KLU, dan sekundernya se-Pulau Lombok,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati KLU H Najmul Akhyar berharap politeknik ini segara dibangun. Karena itu pihaknya segera menghibahkan lahan pembangunan politeknik ini ke pusat. Setelah aset ini diserahkan ke pusat maka diharapkan seluruh pembangunan politeknik bisa segera dimulai.

“Ini keluar izinnya 4-5 bulan ke depan. Sekarang tim yang sudah kita bentuk sedang mengawalnya,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, keinginan membangun politeknik ini sudah direncanakan cukup lama. Proposalnya sudah secara langsung disampaikan dan diterima presiden.

“Politeknik ini nantinya menjadi tempat pendidikan baik bagi anak-anak di KLU maupun NTB pada umumnya,” pungkasnya. (fer/r4)

Berita Lainnya

Pengelolaan Sampah Belum Optimal

Redaksi Lombok Post

Wisman Ikut Rayakan HUT RI

Redaksi Lombok Post

Polri Teliti Tingkat Kepercayaan Masyarakat

Redaksi Lombok Post

Perbaikan Data Anomali Sudah 80 Persen

Redaksi Lombok Post

Ratusan Warga Terima Kunci dan Kartu Garansi RTG Kumac

Redaksi Lombok Post

10 ASN Dapat Predikat ASN Teladan

Redaksi Lombok Post

Karang Taruna Pemenang Timur Latih Pemuda Berwirausaha

Redaksi Lombok Post

Mantan Ketua Komisi III Belum Kembalikan Randis

Redaksi Lombok Post

Antisipasi Kebakaran Lahan, Polres Lombok Utara Bentuk Gahutlah

Redaksi Lombok Post