Lombok Post
Selong

Baru Empat Sekolah UNBK Mandiri

PAKAI LAPTOP: Siswa MTs NW Tebaban, Kecamatan Suralaga sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menggunakan laptop milik pribadi, guru, dan yayasan, di MTs NW Tebaban, kemarin (22/4).

SELONG-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum bisa diterapkan semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lotim. Hal tersebut berbeda dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang dikatakan seratus persen telah menggunakannya. Meskipun demikian, ternyata baru empat sekolah yang dinyatakan mandiri dalam melakukan UNBK.

“Yang lainnya memang sudah melaksanakan UNBK, tapi perangkatnya masih minjam,”  kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim HM Zainuddin kepada Lombok Post, kemarin (22/4).

Zainuddin menerangkan, empat sekolah yang dikatakan mandiri tersebut sudah memiliki laboratorium komputer sendiri. Jumlahnya sudah memadai untuk digunakan siswa yang hendak menjalankan Ujian Nasional (UN). Empat sekolah tersebut adalah SMPN 1 Selong, SMPN 2 Pringgabaya, SMPN 3 Pringgabaya, dan SMPN 1 Sakra.

Dari 263 SMP, Zainuddin menerangkan, kurang dari 50 persen yang ikut UNBK. Sisanya masih memakai Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Sementara dari 240 MTs di Lotim, semuanya sudah menggunakan UNBK. “Karena rata-rata MTs dibantu oleh yayasan tempatnya bernaung. Terkadang ada yang gabung dengan MA-nya,”  jelasnya.

Sementara itu, paket laboratorium bantuan dari pusat untuk 12 sekolah dikatakan gagal pasang tahun ini. Hal itu dikarenakan oleh adanya kendala teknis, terkait keterlambatan. Kata Zainuddin, tahun depan, pihaknya akan mengusahakan 50 sekolah harus mandiri. “Artinya tidak minjam-minjam lagi,” jelasnya.

Kepala Sekolah MTs NW Tebaban Bq Suhartini menerangkan, perangkat yang digunakan untuk UNBK terdiri dari laptop pribadi siswa, guru, dan yayasan. “Kita gabungkan semuanya,” kata Suhartini.

Ia mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala jaringan dalam pelaksanaan UNBK di hari pertama. Baik kendala listrik atau pun jaringan. Selain perangkat, ia juga sudah menyiapkan petugas teknis jaringan dari yayasan. “Untuk listrik, kita sudah jaga-jaga dengan UPS,” jelasnya. (tih/r5)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor