Lombok Post
Praya

Petugas TPS Desa Pengembur Dipecat

Ahmad Puad Fahrudin

PRAYA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah (Loteng), akhirnya memutuskan mengikuti rekomendasi Bawaslu. Ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS), dari total 3.316 TPS, yang akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). ”Kami masih menunggu kesiapan logistik dari KPU NTB,” ujar Ketua KPU Loteng Ahmad Puad Fahrudin, kemarin (22/4).

Dalam aturannya, pelaksanaannya setelah 10 hari pencoblosan. Kedua TPS yang dimaksud yaitu, TPS 8 di Desa Aikmual, Kecamatan Praya. Di tempat itu kata Puad, Bawaslu menemukan formulir C6 atau surat undangan yang tidak sesuai nama dan identitas. Informasinya, ada enam orang bekerja di luar daerah dan luar negeri, tapi formulir C6 digunakan pihak lain. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 201 orang.

Kemudian, TPS 15 di Desa Pengembur, Kecamatan Pujut. Di tempat itu, terdapat 28 surat suara yang sudah tercoblos, dari total DPT sebanyak 261 orang. Atas kejadian tersebut, pihaknya terpaksa mengganti seluruh petugas TPS. ”Selebihnya, tidak ada masalah,” cetusnya.

Tak lupa, pihaknya menyerukan seluruh warga Loteng tetap menjaga kondusifitas daerah. Jika ada sengketa dan masalah, maka dipersilakan menempuh jalur hukum. ”Untuk dua TPS yang dimaksud, kami sedang melakukan investigasi,” sambung Ketua Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Loteng Baiq Husnawati, terpisah. (dss/r9)

Berita Lainnya

Novotel Siap Terima Magang Difabel

KPU Tak Gentar Hadapi Gugatan

Jembatan Aik Berik Segera Diperbaiki

Desa Wisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Polisi Ringkus Terduga Pengedar Narkoba

Kelulusan P3K Segera Diumumkan

Jaksa Telaah Laporan Caleg Demokrat

Pleno Berakhir, TNI/Polri Tetap Siaga

Sah, Poltekpar Lombok Anggota PATA

Redaksi LombokPost