Lombok Post
Tanjung

Prempuan Inspiratif Terima Penghargaan

BERI PENGHARGAAN: Bupati KLU H Najmul Akhyar memberikan penghargaan pada salah satu perempuan inspiratif KLU dalam upacara peringatan Hari Kartini ke 140, kemarin (22/4)

TANJUNG-Sebanyak delapan perempuan inspiratif mendapatkan penghargaan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam peringatan Hari Kartini ke-140 lalu. Penghargaan tersebut diberikan pada perempuan tangguh dalam penanggulangan bencana.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KLU Nani Triana Cahyani Sarifudin menuturkan, perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan. Termasuk dalam pembangunan masyarakat, daerah, bangsa dan negara.

Di peringatan Hari Kartini ini, Nani mengatakan paling tidak ada dua peran besar perempuan.  Dimulai dalam lingkup terkecil yaitu keluarga. Selanjutnya  peran besarnya sebagai anggota masyarakat. Perempuan punya kewajiban serta hak yang sama memberi kontribusi kepada masyarakat, daerah, nusa dan bangsa.

“Terutama di dalam keluarga, dimana perempuan memainkan tiga peran sekaligus, yaitu sebagai ibu, istri dan anak,” ujarnya, kemarin (22/4).

Nani mengatakan, kaum perempuan telah menjadi bagian penting dari penerapan kebijakan pemerintah. Suara mereka wajib didengar dan diaktualisasikan.

“Maka, janganlah sekali-kali meremehkan kaum perempuan. Banyak tokoh perempuan yang kita kenal saat ini telah memberi kiprah yang besar terhadap bangsa ini,” sambungnya.

Ia melanjutkan, perempuan era sekarang bukanlah kaum yang lemah secara ide, gagasan dan pemikiran. Mereka memiliki rasionalitas dan solidaritas yang tinggi, tak lapuk oleh arus kemajuan zaman.

“Kita harus bangga akan itu,” tegasnya.

Ada banyak sekali tokoh perempuan KLU yang inspiratif bagi perempuan lainnya. Karenanya di momen peringatan Hari Kartini ke 140 ini, pemkab menyerahkan penghargaan pada delapan perempuan inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan dalam beberapa kategori.

“Penghargaan ini adalah wujud apresiasi pemkab terhadap perempuan yang telah bekerja keras menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk membangun kembali KLU pascagempa,” ujarnya.

Penghargaan kategori perempuan penggerak sosial kemasyarakatan diterima Diyah Ayu Pratiwi Sahertian. Untuk kategori perempuan penggerak perlindungan anak dan perempuan diberikan pada Mardiyanti, dan kategori perempuan penggerak ekonomi kreatif diberikan pada Denda Marni.

Sedangkan kategori perempuan penggerak pariwisata dan kebudayaan diberikan pada Denda Katni. Kategori perempuan penggerak birokrasi diberikan pada Yuni Kurniati Maesarah. Sedangkan kategori perempuan penggerak lintas agama diberikan pada Halimatussa’diah, Ni Luh Tesi, dan Sri Apriyani Puspita Yanti. (fer/r4)

Berita Lainnya

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Bupati Dorong Percepatan Pembangunan di KLU

DASI dan Lombok Post Buka Puasa dengan Korban Gempa

Bapenda Segera Tertibkan Reklame Kedaluarsa

17 Ribu Data Korban Gempa Bermasalah

Jayaboard Restorasi Gedung Sekolah

Pemkab KLU Bakal Datangi Kemenkum HAM RI

Redaksi LombokPost

2.400 Paket Santunan Segera Disalurkan

Lahan Polteknik Vokasi Diklaim Sudah Clear