Lombok Post
Selong

Ratusan Guru Jadi PPS dan PPK

HM Zainuddin

SELONG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim memberikan izin kepada guru yang bertugas sebagai penyelenggara pemilu di tingkat desa dan kecamatan. Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dikbud HM Zainuddin.

Ia mengatakan tugas sebagai pengawas UN di sekolah masih bisa diganti oleh guru lain. Tapi tugas menjadi PPS, PPK tidak semua guru bisa melakukannya. “Ada ratusan guru yang tercatat sebagai petugas PPS, dan PPK. Jadi kita berikan kelonggaran,” kata Zainuddin, kemarin (22/4).

Sebelumnya, PNS yang terdaftar sebagai petugas KPPS, PPS, dan PPK sudah diberikan izin untuk libur di hari Kamis (19/4) lalu. Namun proses yang masih lama tersebut dianggap merupakan tugas negara yang harus segera diselesaikan. “Kita tahu, teman-teman guru ini merupakan orang yang dipilih oleh penyelenggara. Jadi sudah seharusnya kita berikan kelonggaran,” jelas Zainuddin.

Saat ini pihaknya sedang mendata kembali guru-guru yang terlibat sebagai panitia penyelenggara pemilu tersebut. Untuk kemudian diberikan surat izin supaya bisa absen sebagai pengawas UN di sekolah masing-masing.

Sebelum mendapatkan izin tersebut, saat ini beberapa guru tersebut menyiasati waktu. Kata Zainuddin, mereka terkadang membagi tugas. Jika paginya mengawas, maka mereka akan kembali ke tugas perekapan di kecamatan di siang harinya. Tentu hal itu akan melelahkan.  (tih/r5)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor