Lombok Post
Tanjung

UNBK SMP Nebeng di SMA/SMK

FOKUS UJIAN: Sejumlah siswa SMPN 1 Tanjung tengah fokus menjawab soal UNBK yang tertera di komputer masing-masing, kemarin (22/4)

TANJUNG-Meski menjadi kabupaten dengan infrastruktur rusak berat pascagempa, tak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Terbukti, hari pertama UNBK SMP/MTs di KLU, kemarin (22/4) berjalan lancar. Meski sejumlah sekolah mengikuti UNBK di beberapa SMA/SMK. Ada juga yang tetap menggelar di sekolah sendiri dengan cara meminjam komputer dari sekolah lain.

Kepala SMPN 1 Tanjung H Johdi mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolahnya cukup lancar. Tidak ada kendala yang berarti. Semua siswa hadir dan datang tepat waktu.

Ia mengakui, sebelumnya jumlah komputer di SMPN 1 Tanjung terbatas. Namun pihaknya bekerja sama dengan SMKN 1 Tanjung.

“Kami pinjam komputer mereka. Sebelumnya, saat UNBK tingkat SMA, mereka juga pinjam komputer kami,” ungkapnya, kemarin (22/4).

Selanjutnya untuk antisipasi terhadap ketersediaan listrik pihaknya bekerja sama dengan PLN. Bahkan petugas PLN ada yang standby di SMPN 1 Tanjung selama pelaksanaan UNBK.

“Kami juga pinjam genset yang kekuatannya 7.000 watt,” sambungnya.

Johdi mengungkapkan, gempa 7,0 SR 2018 lalu tidak merusak fasilitas komputer yang ada di SMPN 1 Tanjung. Hanya saja jumlahnya masih kurang untuk digunakan saat UNBK. Kebutuhan komputer untuk UNBK idealnya sebanyak 95 unit. Namun SMPN 1 Tanjung hanya memiliki 44 unit komputer.

Jumlah siswa yang mengikuti UNBK di SMPN 1 Tanjung sebanyak 222 orang. Pihaknya menggunakan dua ruangan untuk ujian. Masing-masing ruangan menggunakan komputer sebanyak 37 unit untuk 37 siswa. Totalnya ada 74 siswa yang ikut ujian per sesinya. Dalam sehari ada tiga sesi ujian, yakni pagi, siang, hingga sore.  Sedangkan untuk server disediakan masing-masing satu di ruangan dan cadangannya dua.

“Namun ada empat komputer cadangan yang disediakan di dua ruangan tersebut,” jelasnya.

Selain kesiapan fasilitas UNBK, Johdi juga mengaku pihaknya mempersiapkan mental siswa. Caranya dengan melakukan banyak sosialisasi dan simulasi. Bahkan sekolah menjadwalkan simulasi di luar jadwal pemerintah pusat.

“Jadi sudah tidak ada lagi siswa yang kesulitan dalam melaksanakan UNBK ini,”pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dikpora KLU Dr Fauzan Fuad mengatakan, kegiatan ujian berlangsung lancar. Belum ada hambatan yang berarti yang terjadi. Hal ini tak lepas dari persiapan pihak sekolah yang sudah benar-benar matang.

“Alhamdulillah seluruh SMP dan MTs di KLU sukses menggelar UNBK,” ujarnya.

Ia menuturkan, sebanyak 34 SMP negeri dan 2 SMP swasta menggelar UNBK. Sebelumnya Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menggelar ujian berbasis tertulis. Namun setelah melihat persiapan sarana prasarana dan semangat KLU , akhirnya diputuskan untuk menggelar UNBK.

“Ternyata komputer-komputer di sekolah masih banyak yang masih berfungsi,” tandasnya.

Ia menambahkan, dirinya berharap UNBK berlangsung lancar dan sukses hingga hari terakhir. Ia juga berharap tidak ada kendala teknis dan kendala lainnya terjadi. (fer/r4)

Berita Lainnya

Pengelolaan Sampah Belum Optimal

Redaksi Lombok Post

Wisman Ikut Rayakan HUT RI

Redaksi Lombok Post

Polri Teliti Tingkat Kepercayaan Masyarakat

Redaksi Lombok Post

Perbaikan Data Anomali Sudah 80 Persen

Redaksi Lombok Post

Ratusan Warga Terima Kunci dan Kartu Garansi RTG Kumac

Redaksi Lombok Post

10 ASN Dapat Predikat ASN Teladan

Redaksi Lombok Post

Karang Taruna Pemenang Timur Latih Pemuda Berwirausaha

Redaksi Lombok Post

Mantan Ketua Komisi III Belum Kembalikan Randis

Redaksi Lombok Post

Antisipasi Kebakaran Lahan, Polres Lombok Utara Bentuk Gahutlah

Redaksi Lombok Post