Lombok Post
Metropolis

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

WISATA KULINER: Nampak dua orang pengunjung menikmati wisata kuliner ikan di depan Taman Loang Baloq, Senin (22/4).

MATARAM-Wisata kuliner khas ikan laut akan dibangun di Kecamatan Sekarbela. Camat Sekarbela Cahya Samudra berencana akan membangun wisata kuliner ikan di sepanjang jalan Lingkar Selatan, tepatnya di depan makam Loang Baloq.

Wisata kuliner ini akan dikemas mirip Nipah Kabupaten Lombok Utara (KLU). Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati kuliner, namun juga bisa menikmati keindahan pantai atau pun Taman Loang Baloq. “Ini rencananya yang akan kita bangun di Sekarbela,” sebut Cahya.

Ia ingin mindset kuliner di Kecamatan Sekarbela bisa terbangun. Ketika orang menyebut Sekarbela langsung terbayang wisata kuliner ikan laut. Sekarang ini kata Cahya, yang menjadi pekerjaan rumah (PR) penataan pedagang. Saat ini pedagang yang berjualan ikan bakar seadanya. Buat lapak yang penting pengunjung bisa duduk. Ia ingin tempat makan para pengunjung bisa ditata. Sehingga pengunjung merasa nyaman ketika makan. “Kita ingin pedagang bisa menata tempat jualannya agar menarik,” sebutnya.

Keterbatasan lahan menjadi kendala para pedagang melakukan penataan. Dimana, lahan-lahan tempat jualan para pedangan milik orang. Mereka menumpang. Jadi sewaktu waktu bisa dibongkar jika pemiliknya akan memanfaatkan lahan tersebut.

Cahya akan meminta jalan masuk tempat pembuangan abu ke Pantai Tanjung Karang kearah pantai itu bisa dimanfaatkan para pedagang nantinya. Ia ingin lahan itu nantinya bisa dimanfaatkan para pedagang menjajakan kuliner ikan. “Kalau di sini mungkin bisa dibuat lebih rapi,” tuturnya.

Sementara itu H Saefuddin Zohri, warga setempat sangat setuju dengan rencana yang akan dilakukan pihak kecamatan. Karena menurutnya, Kecamatan Sekarbela paling tidak harus ada ikon. Selain mutiara mungkin kuliner ikan. “Ini akan menggairahkan perekonomian warga setempat,” sebutnya.

Dengan konsep tambah dia, akan terjadi peningkatan ekonomi. Sehingga, warga yang hanya menyekolahkan anaknya hanya sampai ditingkat SMP, nantinya bisa sampai ke perguruan tinggi. (jay)

Berita Lainnya

Bukit Nipah dan Padanan Terbakar

Redaksi LombokPost

NTB Gak Mau PNS Kerja di Rumah

Redaksi Lombok Post

Uang Korban Gempa Dicuri Mandor

Redaksi LombokPost

Kejuaraan Paralayang Nasional Diikuti 153 Peserta

Redaksi LombokPost

Melihat Persiapan Pemkot Menyambut HUT Kota Mataram Ke-26

Redaksi LombokPost

Korban TPPO Banyak Dijual ke Suriah

Redaksi LombokPost

Wajib Pakai Besi Kolom Sepuluh Mili

Redaksi LombokPost

Tok, Tok, Tok, Bank Rontok

Kafilah Kecamatan Mataram Juara MTQ XVIII