Lombok Post
Selong

Dikbud Gagalkan Pernikahan Dini Jelang UN

HM Zainuddin

SELONG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim tak hanya harus fokus menyelesaikan kendala teknis selama ujian nasional. Namun dikbud juga memperhatikan persoalan pernikahan usia anak yang seringkali menyebabkan angka putus sekolah meningkat. “Beberapa hari lalu ada yang berusaha kita gagalkan,” kata Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lotim HM Zainuddin.

Ia menerangkan, salah seorang siswa SMP di Kecamatan Sakra Timur hampir saja gagal UN karena mau menikah. Bersyukur ia berhasil meminta keluarga anak tersebut untuk melanjutkan dulu UN-nya. “Ada yang sudah dilarikan, tapi berhasil kita batalkan,” jelasnya.

Kabid Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim Hazrin mengatakan, kurangnya kesadaran warga melaporkan kasus pernikahan usia anak menjadi kendala. Selama ini, ada banyak kasus pernikahan, namun tidak terungkap. “Selama 2018 saja, yang terlaporkan hanya 17 kasus. Itu kan terlalu sedikit jika dibandingkan fakta yang ada,” kata Hazrin.

Ia menerangkan, angka putus sekolah yang disebabkan oleh pernikahan usia anak belum bisa dipastikan.  Menurutnya, berbicara mengenai langkah pencegahan, kebijakan bupati dalam Perbup tentang Pendewasaan Usia Pernikahan sangat dibutuhkan. “Selain itu, peraturan desa juga sangat penting. Karena pencegahan ini membutuhkan semua leading sektor yang ada,” pungkasnya. (tih/r5)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor