Lombok Post
Selong

Dinsos Usulkan Tambahan 18 Ribu KK Penerima Jadup

Huzaefah

SELONG-Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Timur mengusulkan ditambahnya penerima bantuan jaminan hidup (jadup) korban gempa. Kabid Linjamsos Dinsos Lotim Huzaefah mengatakan, sebanyak 9.515 KK dari 23.686 jiwa penerima terlalu sedikit. “Ini menjadi pertanyaan, padahal Lotim merupakan daerah yang paling banyak terdampak,” kata Huzaefah kepada Lombok Post, kemarin (23/4).

Ia menerangkan, tambahan yang diusulkan sekitar 18 ribu KK. Hal itu melihat dari sekitar 26 ribu KK yang terdampak gempa di Lombok. Menurut Huzaefah, usulan penambahan itu pun dipertimbangkan oleh Kementerian Sosial RI. Usulan tersebut disampaikan pada rakor  penerimaan bantuan jadup di provinsi belum lama ini.

Huzaefah menyayangkan keterlambatan dinsos dalam mengirim data terupdate ke Kementerian. “Ini sebenarnya merupakan akibat dari keterlambatan kita mengirimkan data penerima yang sebenarnya,” terangnya.

Sebelum adanya kepastian dari usulan tersebut, dinsos memastikan juga 9.515 KK penerima jadup mendapatkan bantuan tersebut bulan ini. Sampai saat ini, jadup untuk Lotim belum cair. Berbeda dengan kabupaten lain seperti Lombok Barat. “Kalau yang lain sudah dapat. Menurut rakor kemarin, kita dijanjikan April ini sudah cair,” terangnya.

Jadup yang Lotim ini dikabaran merupakan pencairan tahap kedua. Besarannya juga tidak penuh 90 hari. Melainkan 60 hari Rp 10 ribu per hari. “Itu dulu informasinya. Kita berharap bisa segera cair. Karena masyarakat kita sudah terlalu lama menunggu,” jelasnya. (tih/r5)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor