Lombok Post
Giri Menang Headline

Gubernur: Jangan Ada Dendam Politik!

DILANTIK: Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan Wakil Bupati Hj Sumiatun saat dilantik Gubernur NTB di Ballroom Hotel Lombok Raya, kemarin

GIRI MENANG-Bupati dan wakil bupati terpilih Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid dan Hj Sumiatun telah resmi dilantik kemarin (23/4). Pasangan yang akrab disapa Zaitun tersebut dilantik Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Ballroom Hotel Lombok Raya.

Dalam pelantikan, Zulkieflimansyah berpesan agar bupati menjaga kompak dan akur dengan wakil bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. “Penting untuk menjaga keutuhan, persatuan, dan persahabatan dengan pasangannya sendiri,” buka Zulkieflimansyah dalam sambutannya.

Diungkapkannya, banyak gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota terperangkap tidak saling bicara hanya karena persoalan sederhana. Akibatnya ini kemudian berdampak merugikan masyarakat. Sehingga, ia berharap Fauzan dan Sumiatun bisa memanajemen segala persoalan yang dihadapi. Menyelesaikan persoalan dalam kekompakan dan kebersamaan.

“Tantangan membangun Lobar dan NTB ke depan berat. Kita berharap dengan pemimpin baru, pembangunan daerah bisa lebih baik lagi ke depan,” ucap Zul.

Menguti pesan seorang ulama, Zulkieflimansyah mengatakan ujian terbesar seorang pemimpin adalah ujian keikhlasan. Ujian itu adalah kemampuan untuk memimpin masyarakat yang memuja dan yang membenci sekaligus pada posisi yang sama.

“Tidak boleh ada dendam politik. Tidak boleh ada sakit hati yang berlebihan melihat masa lalu untuk menatap masa depan,” pesan Zulkieflimansyah.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid usai pelantikan mengaku memahami betul apa yang disampaikan Gubernur NTB. Terkait kekompakan, Fauzan mengaku dirinya dan Hj Sumiatun ‘Sopoq Angen’ (satu hati). Ia sudah lama kenal dan sudah lama bersama-sama. “Jadi apa yang disampaikan gubernur akan kami pegang teguh,” ucapnya.

Kemudian ia juga berjanji akan berlaku adil kepada semua orang. Baik kepada pendukung maupun bukan. Ini dijelaskan Fauzan memang sudah tertuang dalam perintah agama. Fauzan mengutip sebuah hadits Rasulullah SAW. Dimana ada tiga hal yang dipaparkannya bisa menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat.

“Pertama takut kepada Allah SWT, kedua berlaku adil kepada semua orang baik yang disuka maupun tidak suka. Kemudian yang ketiga sederhana dalam keadaan berpunya (kaya) atau tidak (miskin), baik dalam berkuasa atau tidak,” ungkap Fauzan.

Ia berjanji akan menerapkan itu selama menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan. Pasangan Zaitun dikatakannya memiliki visi misi membawa Lobar menjadi daerah mantap. Singkatan dari amanah, sejahtera dan berprestasi.

Amanah dalam artian lebih banyak memperbaiki birokrasi di Lombok Barat. Kemudian melakukan akselerasi pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat serta mendorong masyarakat Lobar yang bisa terus berprestasi. (ton/r3)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Disperindag Cek Kecurangan SPBU

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan