Lombok Post
Metropolis

Jadup Mulai Ada Titik Terang

TERMENUNG: Salah seorang nenek di Lingkungan Pengempel Indah, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram yang rumahnya rusak akibat gempa termenung. Seakan ada yang dipikirkan di benaknya pascagempa.

MATARAM-Kabar gembira bagi korban gempa. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya bantuan jaminan hidup (jadup) mulai ada titik terang. Dalam waktu dekat ini rencananya Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan ini kepada warga yang terdampak gempa di Kota Mataram.

“Paling satu atau dua minggu lagi bantuan ini sudah disalurkan kepada warga,” kata Kepala Dinas Sosial (Disos) Hj Baiq Asnayati pada Lombok Post, kemarin (23/4).

Untuk diketahui, Disos Kota Mataram sudah mengusulkan warga yang terdampak gempa sebagai penerima jadup. Untuk tahap pertama sebanyak 2.063 kepala keluarga (KK) dengan 7.642 jiwa sudah diusulkan dan akan menerima jadup. Setiap jiwa akan menerima Rp 600 ribu. “Kalau dulu rencananya Rp 900 ribu per jiwa selama tiga bulan. Tapi karena semua warga akan mendapat bantuan, baik yang rumahnya rusak sedang, ringan, dan berat maka menjadi Rp 600 ribu,” sebutnya. “ Dulu kan rencananya hanya warga yang rumahnya rusak berat saja” urai sambung Asna.

Anggaran Jadup di Kota Mataram Rp 4.585.400.000 .Penyaluran Jadup ini langsung dilakukan Kemensos ke rekening warga. Oleh sebab itu, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan salah satu bank terkait penyaluran Jadup ini agar bisa disalurkan secepatnya. “Sekarang kita sedang melakukan pendataan pembuatan rekening. Dari 7.642 jiwa penerima jadup tahan pertama baru setengahnya yang sudah membuat rekening,” tutur perempuan berjilbab ini.

Sementara itu lanjut dia, pendaatan jadup tahap kedua juga sudah diusulkan ke Kemensos. Tahap kedua yang akan menerima Jadup sebanyak 11.410 KK dengan 37.789 jiwa. Bantuan dari Kemensos akan diselesaikan dalam waktu 30 hari yang dimulai 17 April lalu.

Sementara itu Lurah Selagalas Yusrin Rato sudah melakukan pendataan tahap kedua bagi warga yang terdampak gempa sebagai penerima Jadup. Dengan begitu tidak ada warga yang terlewatkan mendapat bantuan dari pemerintah pusat. “Kita sudah meminta kaling (kepala lingkungan) mendata warga yang menerima jadup,” sebutnya.

Sebelumnya tambah dia, pada tahap pertama pihaknya juga sudah meminta para kaling melakukan pendataan tahap pertama warga penerima jadup. (jay)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi