Lombok Post
Praya

LIA Terus Berbenah, Tambah Kapasitas Parkir Pesawat

BARU MENDARAT: Salah satu pesawat di LIA, mengambil posisi parkir sesaat mendarat, beberapa waktu lalu.

PRAYA-Areal parkir pesawat di Lombok International Airport (LIA) segera bertambah. Dari sebelumnya 10, menjadi 22 titik atau dibangun 12 titik baru. Rencananya, November tahun ini mulai digunakan. ”Jadi, perjam bisa menampung 22 pesawat sekaligus,” kata General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) I LIA Nugroho Jati, kemarin (23/4).

Pembangunan fasilitas yang satu itu, lanjutnya merupakan bentuk dukungan otoritas bandara. Itu dirasa penting dalam kaitan penyelenggaraan balap MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Termasuk yang dilakukan adalah perpanjangan landasan pacu pesawat. Dari yang awalnya 2.750 meter direncanakan menjadi 3.250 meter, atau ditambah 500 meter. ”Kami masih menunggu keputusan PT AP I pusat, terkait hal itu,” beber Jati.

Yang pasti tegasnya, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan bandara terus berjalan. Sebelum uji coba MotoGP berlangsung akhir tahun 2020 mendatang, fasilitas bandara diyakini sudah lengkap dan siap. Dukungan warga lingkar bandara, pesannya juga diharapkan.

Khususnya, menyangkut pemindahan para pedagang kaki lima (PKL), dari sebelah barat areal terminal ke kawasan parkir motor dan kendaraan umum. Di sana otoritas bandara, sudah menyiapkan 60 lapak, para pedagang tinggal menempatinya saja.

Dengan kapasitas penumpang yang semakin bertambah, pihaknya tidak khawatir lagi dengan lonjakan penumpang kelak. ”Pelan tapi pasti, penerbangan di bandara kita tercinta ini kembali normal,” sambung Communication and Legal Section Head PT AP I LIA Nyoman Siang, terpisah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM M Ikhsan mengatakan, pihaknya akan menjadi penanggung jawab pengelolaan lapak adi KEK Mandalika. Dengan itu diharapkan, roda ekonomi masyarakat lingkar KEK semakin tumbuh. ”Insya Allah, penandatangan kerja sama akan kita laksanakan, Jumat (26/4) besok,” beber mantan Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Loteng tersebut. (dss/r9)

Berita Lainnya

Angkasa Pura Ingin Jadi Bagian Kesuksesan MotoGP

Redaksi LombokPost

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Redaksi LombokPost

Jangan Merariq Kodek!

Redaksi LombokPost

Penerbangan Lombok-Perth Baik untuk Pariwisata

Redaksi LombokPost

Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Redaksi LombokPost

Diskominfo Lombok Tengah Data Ulang Jumlah Tower

Redaksi LombokPost

Tampil di JFC, Loteng Bertekad Memukau

Redaksi LombokPost

Target Pendapatan Daerah Rp 2,154 T

Redaksi LombokPost

Cerita H Najamudin, Penyiar Radio 90-an

Redaksi LombokPost