Lombok Post
Giri Menang

Perbaikan Jalan Gunakan Dana Tak Terduga!

NYARIS PUTUS: Beginilah kondisi jalur yang nyaris putus di perbatasan Desa Sesaot dan Desa Pakuan Kecamatan Narmada belum lama ini.

GIRI MENANG-Kerusakan jalan di perbatasan Desa Pakuan dan Desa Sesaot menyita perhatian anggota DPRD Lombok Barat (Lobar). Lantaran belum ada respons cepat pemerintah daerah memperbaiki kerusakan jalan ini.

Dewan meminta perbaikan bisa dilakukan menggunakan dana tak terduga bulan depan. “Itu dialokasikan dari dana tak terduga di BPBD Lobar. Itu sekitar Rp 300 juta. Bulan Mei sudah harus dikerjakan,” terang anggota dewan Dapil Narmada-Lingsar H Ahmad Zaenuri.

Kerusakan jalan di wilayah ini menurutnya akibat pengerjaan struktur jalan yang kurang tepat. Ini menyebabkan kerusakan terjadi sampai tiga kali di lokasi yang sama. Sehingga, saat perbaikan nanti, Zaenuri meminta perbaikannya harus menggunakan bronjong sistem terasering.

“Agar lebih kuat, kami harapkan bronjongnya lebih panjang dan lebar untuk memperkuat posisi jalannya,” pintanya.

Anggota dewan dari PKPI ini menegaskan tidak ada alasan bagi Pemda Lobar baik melalui BPBD maupun Dinas PUPR untuk tidak segera memperbaiki jalan ini. Karena dewan sudah menganggarkan sekitar Rp 2,5 miliar dari APBD untuk dana tak terduga.

Sementara Kepala BPBD Lobar M Najib mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan perbaikan kerusakan jalan ini. Karena kondisi kerusakan secara teknis akan dilakukan oleh Dinas PUPR.

“Kami untuk saat ini akan segera melakukan bronjong. Kemudian jalan itu juga nanti akan ditinggikan. Kalau tidak ditinggikan, air akan menggenangi jalan (menyebabkan longsor),” kata Najib.

Saat ini pihaknya mengaku tengah memproses upaya perbaikan jalan yang menyebabkan akses masyarakat Desa Pakuan nyaris lumpuh.

“Kami sudah meminta agar pemilik lahan di pinggir jalan bisa memberikan kendaraan melintas. Tapi itu masih belum diberikan oleh pemilik lahan. Maka kami minta Kades melakukan pendekatan kepada pemilik lahan,” ujar Najib.

Diketahui, ruas jalan yang ada di perbatasan Desa Sesaot dan Desa Pakuan, Kecamatan Narmada nyaris putus ketika hujan lebat melanda belum lama ini. Kondisi kerusakan jalan ini semakin parah karena longsor semakin melebar.

“Sekarang jalannya sudah tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. Hanya kendaraan roda dua saja. Itu pun harus hati-hati,” terang Kepala Desa Pakuan, Kecamatan Narmada Mardan Haris kepada Lombok Post.

Sampai saat ini, kondisi jalan ini belum mendapatkan perbaikan. Padahal, kondisi ini dikatakan Kades sangat mengganggu. Khususnya akses perekonomian warga. Karena, beberapa warga yang akan berdagang ke Pasar Narmada tida bisa melintasi jalur tersebut.

“Makanya harapan kami segera diperbaiki. Minimal jalur darurat. Mengantisipasi kedatangan bulan puasa dan akses sekolah anak-anak,” terang Mardan.

Kades memaparkan, memang saat ini ada jalur alternatif yang bisa dilalui. Misalnya dengan melalui Desa Lebah Sempage yang tembus ke arah Desa Keru. Atau bisa juga melewati jalur melingkar ke Desa Suranadi.

“Tapi jaraknya cukup jauh. Biasanya yang dari Desa Pakuan ke Narmada sekitar 30 menit sekarang bisa sampai dua jam,” akunya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Disperindag Cek Kecurangan SPBU

Muhammad Naja, Bocah Penderita Lumpuh Otak yang Hafal 30 Juz

Redaksi LombokPost

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok

Gubernur: Uang Tak Menjamin Kebahagiaan

Gerindra Gelar Deklarasi Kemenangan Prabowo-Sandi

Mengunjungi Masjid Ridwan, Masjid Berarsitektur China di NTB

Redaksi LombokPost

Mengunjungi Masjid Ridwan Arsitektur China Desa Pakuan

Jalan Rusak, Pariwisata Ikut Lumpuh

Korban Gempa Menjerit Lagi