Lombok Post
Kriminal

Curi Motor Guru “Bonus” Sebutir Peluru

KASUS CURANMOR: Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menunjukkan tersangka dan barang bukti pencurian motor saat press release di Mapolres Mataram, kemarin

MATARAM-Perjalanan residivis curanmor HM alias GH, 26 tahun akhirnya terhenti. Pemuda asal Jagaraga, Kediri Lombok Barat itu diciduk saat mengendarai motor curiannya di Narmada.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, HM sudah melakukan aksinya di SDN 1 Dasan Tereng Namada. Dia mencuri sepeda motor  Honda Beat dengan rekannya berinisial MM, Sabtu (20/4) lalu. ”Dia mencuri motor salah seorang guru di SDN yang sedang terparkir di halaman sekolah,” kata Saiful, kemarin (24/4).

Saat ini MM, masih buron. Saat melakukan eksekusi, mereka membagi tugas.

HM selaku pemetik dan MM menunggu diluar. ”Untuk melancarkan aksinya, mereka menggunakan kunci T,” ujarnya.

Saat ditangkap, HM sedang asyik membawa motor curiannya itu. Lalu petugas yang sudah mencarinya sejak dua hari lalu mengikutinya. ”Tim kami memang sudah lama mengikuti gerak-geriknya,” ucapnya.

HM terbilang licin. Dia melarikan diri dengan melepas motor yang ditungganginya. ”Kita berikan tembakan peringatan supaya tidak melarikan diri. Tetapi, HM terus berusaha menghindari petugas,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama, jejak pelariannya terhenti. Petugas berhasil menangkapnya.  ”Tak ingin kecolongan petugas menembak kaki sebelah kanan,” ucapnya.

Pada saat ditangkap, tim menemukn barang bukti berupa kunci T di saku celananya. Sementara kawan tersangka yang berinisial M berhasil kabur menggunakan motor Suzuki Shogun. “Pelaku lain yang diduga ikut bekerjasama masih kita buru,” jelasnya.

Saiful mengatakan,HM merupakan residivis kasus curanmor. Sebelumnya, dia pernah masuk bui dengan kasus yang sama selama 1 tahun delapan bulan.  arl/r2)(

Berita Lainnya

Jual Sabu Untuk Modal Kawin, Dua Sejoli Kompak Masuk Bui

Redaksi LombokPost

Nyabu Biar Lebih Bergairah

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

Zaini Arony Diklarifikasi Soal LCC

Redaksi LombokPost

Tersangka Penyuap Imigrasi Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost