Lombok Post
Giri Menang

Ini Masukan TGH Muharar! Terkait Pergantian Sekda Lobar

TGH Muharar Mahfudz

GIRI MENANG-Rencana Pansel untuk mencari pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat (Lobar) pengganti HM Taufik mendapat respons dari masyarakat. Sejumlah tokoh mulai buka suara memberikan saran dan masukan kepada bupati terkait figur Sekda yang akan membantunya memimpin Lobar.

TGH Muharar Mahfudz selaku tokoh agama di Lombok Barat (Lobar) sekaligus tim pemenangan pasangan Bupati H Fauzan Khalid-Hj Sumiatun (Zaitun) saat Pilkada 2018 lalu juga ikut memberikan masukan.

“Apa yang sudah dilaksanakan Sekda saat ini menjadi salah satu yang harus mampu dilanjutkan Sekda penggantinya,” buka TGH Muharar ditemui di SMK Plus Nurul Hakim, kemarin (24/4).

Prioritas yang harus dinilai oleh bupati menurutnya adalah integritas dan kompetensi pajabat calon Sekda. Figur tersebut diharapkannya bisa melihat bagaimana Lombok Barat ke depan. Mulai dari pembangunan fisik, ekonomi maupun sumber daya masyarakat secara keseluruhan.

“Karena ada beberapa ide besar yang kuncinya tidak ada pada bupati (dipegang oleh Sekda). Bagaimanapun juga dinas-dinas juga terkoordinasi oleh Sekda,” nilainya.

Sehingga, ia meminta Sekda benar-benar dipilih dari kalangan pejabat yang memiliki reputasi baik. Bupati disarankan harus obyektif untuk memilih. Penting juga menurut Pimpinan Yayasan Ponpes Nurul Hakim ini seorang Sekda memiliki pengenalan wilayah agar bisa mengkoordinir program yang lebih detail.

“Bagus kalau Sekda itu benar-benar mampu menjadi motor penggerak dinas-dinas. Saya pikir pasti ada kader yang benar-benar bisa membantu bupati sebagai Sekda yang punya pemahaman detail tentang Lombok Barat,” paparnya.

Mulai dari pemahaman budaya masyarakat Lobar hingga kondisi ekonomi masyarakat. Karena Sekda juga akan bersentuhan langsung dengan masyarakat sekligus menjadi pemegang koordinasi antara dinas-dinas yang ada di Lobar. “Kalau ada orang Lombok Barat yang mumpuni kenapa tidak,” kata dia.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid sebelumnya memberikan bocoran terkait pejabat Sekda yang nanti akan ia pilih. “Nanti kan diusulkan tiga nama ke saya. Dari kebiasaan, maka saya pilih yang rangking satu. Meskipun boleh saya memilih salah satu diantara tiga yang diusulkan,” ujar Fauzan kepada wartawan usai perayaan HUT Lobar pekan lalu.

Fauzan juga mengaku dirinya tidak memberikan keistimewaan khusus kepada pejabat yang berasal dari Lobar. Karena ia tetap mengacu pada Undang-undang bahwa Sekda boleh berasal dari mana saja di seluruh wilayah Indonesia.

“Boleh dari luar Lobar bahkan dari Papua. Kan ada juga warga Lombok yang jadi Sekda di luar daerah. Jadi saya mengacu ke undang-undang saja,” ucapnya.

Meskipun diakuinya memang tentu ada kedekatan psikologis antara pejabat yang memang berasal dari Lobar. Namun yang terpenting menurutnya adalah komitmen dan kinerja pejabat tersebut untuk membangun Lobar.

“Jadi saya mengacu kepada Undang-undang. Menyerahkan kepada tim pansel dan memilih nama yang menduduki rangking satu,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi!

Redaksi LombokPost

Satu Sapi dan Tiga Kambing Tak Layak Sembelih

Redaksi LombokPost

Senggigi Butuh Jualan Baru!

Redaksi LombokPost

Farin Langsung Bidik Kursi Bupati

Redaksi LombokPost

Aparat Diminta Usut Perjalanan Dinas Dewan Lobar

Redaksi LombokPost

Rp 595 Juta Kerugian Negara Belum Kembali!

Redaksi LombokPost

Dermaga Rusak, Antrean Truk Mengular

Redaksi LombokPost

Tegur Sudah, Segel Sudah, Bongkarnya Tunggu Apalagi?

Redaksi LombokPost

Pedagang Ingin Kembali ke Pasar Lama Gunungsari

Redaksi LombokPost