Lombok Post
Tanjung

Pemilu Serentak Harus Dievaluasi

Adi Purmanto

TANJUNG-Penyelenggaraan pemilu serentak tahun ini dinilai cukup berat. Karenanya Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menginginkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemilu.

“Ada banyak hal yang membuat pelaksanaan pemilu serentak tahun ini cukup berat. Beratnya penyelenggaraan pemilu juga dapat dilihat dari banyaknya petugas KPPS yang sakit karena kelelahan, bahkan sampai meninggal dunia,” kata Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto kemarin (25/4).

Ia berharap pemerintah bisa mencarikan solusi terbaik untuk pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang. Apalagi menurut informasi yang ia terima, pada Pemilu 2024 mendatang, akan ada penambahan dua surat suara lagi, yaitu gubernur dan bupati.

“Dengan lima surat suara ini saja sudah sangat berat, apalagi kalau ditambah,” imbuhnya.

Terlebih lagi penghitungan suara ditentukan UU maksimal 5 hari dan tidak bisa diperpanjang. Hal ini juga menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. “Dengan kondisi ini, kami berharap kepada pemerintah agar mengevaluasi kembali, sehingga kedepannya penyelenggaraan pemilu bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Adi mengatakan, kualitas penyelengaraan pemilu tahun ini belum maksimal. Banyak pengisian C1 yang keliru. Ada pula beberapa perubahan hasil suara yang menjadi temuan pihaknya.

Dirinya berharap pemilu berikutnya lebih terstruktur pola dan cara kerjanya. Terutama saata proses rekapitulasi suara. Ke depan simulasi rekapitulasi suara harus lebih intens dilakukan.

“Jangan hanya melakukan simulasi pencoblosan saja,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua KPU KLU Juraidin juga menilai pemilu serentak tahun ini harus dievaluasi. Khusus terhadpa penyelenggara di tingkat KPPS, evaluasi harus dilakukan menyeluruh. Tidak hanya dari segi teknis rekapitulasi, tapi juga menyangkut waktu rekapitulasi suara yang terbilang singkat.

“Banyak KPPS yang sakit karena kelelahan, termasuk juga aparat kepolisian dan TNI. Kita juga ingin ini mesti dievaluasi,” pungkasnya. (fer/r4)

Berita Lainnya

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Bupati Dorong Percepatan Pembangunan di KLU

DASI dan Lombok Post Buka Puasa dengan Korban Gempa

Bapenda Segera Tertibkan Reklame Kedaluarsa

17 Ribu Data Korban Gempa Bermasalah

Jayaboard Restorasi Gedung Sekolah

Pemkab KLU Bakal Datangi Kemenkum HAM RI

Redaksi LombokPost

2.400 Paket Santunan Segera Disalurkan

Lahan Polteknik Vokasi Diklaim Sudah Clear