Lombok Post
Giri Menang Headline

Caleg DPRD NTB Asal Lobar Kunci Sembilan Kursi di Udayana

H Muhammad Jamuhur

GIRI MENANG-Sembilan orang Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi NTB asal Lombok Barat (Lobar) diprediksikan duduk di Udayana. Itu menyusul hasil penghitungan sementara rekapitulasi dari formulir  D-A1 pleno tingkat PPK. Salah satunya yakni H Muhammad Jamuhur, caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Untuk sementara perolehan suara saya sekitar 33 ribu lebih. Lobar 21 ribu, KLU 12 ribu lebih. Cuma kami masih menunggu hasil pleno di KLU,” terang H Muhammad Jamuhur kepada wartawan, Kamis (2/5) lalu.

Jamuhur mengklaim perolehan suara untuk coblos nama sekitar 9.000 ke atas. Dengan rincian perolehan suara coblos nama di Lobar sekitar 7.000 dan KLU 2.000. “Di Lingsar paling besar (perolehan suara),” cetusnya. Informasi yang diketahuinya sementara, ada sembilan orang caleg asal Lobar yang berpeluang lolos menjadi anggota DPRD Provinsi NTB dari 12 kuota kursi yang tersedia di Dapil Lobar-KLU.

Mereka diantaranya yakni Nauvar Furqoni Farinduan dari Gerindra, L Muhammad Ismail dari Golkar, Muh. Ruslan dari PPP, H Umar Said dari Golkar, H Azbullah Muiz dari PAN, TGH Satriawan dari PKS, TGH Mahali Fikri dari Partai Demokrat, Multazam dari partai Nasdem termasuk namanya yang berasal dari PKB. Sementara tiga sisanya merupakan Caleg asal KLU.

Dominasi Caleg asal Lobar menurut Jamuhur sangat wajar. Mengingat jumlah pemilih Lobar jauh lebih besar dibanding KLU. “Kan hampir sama jumlah pemilih KLU dengan pemilih Narmada-Lingsar. Wajar kita dapat lebih banyak karena pemilih porsinya lebih besar. Kalau KLU kemungkinan hanya mengirimkan tiga wakilnya di DPRD Provinsi NTB,” ujarnya.

Setelah memastikan kursi usai pleno nanti, anggota DPRD Lobar aktif ini mengaku akan memperjuangkan beberapa hal saat duduk di DPRD Provinsi NTB nanti. Ia mengaku akan fokus pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pariwisata. “Hampir sebagian besar wilayah Lobar termasuk destinasi wisata yang menjadi unggulan pemerintah daerah. Jadi kita harus berusaha memaksimalkan itu,” ungkapnya.

Pembangunan pariwisata yang merata di Lobar menurutnya menjadi sebuah keniscayaan. Mulai dari wilayah utara dan selatan. “Kalau untuk pariwisata Narmada dan Lingsar tinggal dikemas. Karena wilayah ini banyak situs bersejarah. Ini yang harus diangkat lagi ke permukaan apa yang selama ini dianggap tidur,” jelasnya.

Terpisah, Nauvar Furqony Farinduan juga sudah merasa aman dengan perolehan suara yang didapat dari pendataan sementara. Mantan Calon Bupati Lobar ini mengklaim perolehan suaranya mencapai 15.615 di Lobar dan sekitar 500 suara di KLU. “Total sekitar 16.000-an. Untuk Gerindra Insya Allah dua kursi,” yakinnya.

Perolehan suara Partai Gerindra untuk Lobar-KLU data awal yang dihimpun Farin berada di kisaran angka 73 ribu lebih. Tertinggi di atas Golkar yang berada di angka sekitar 67 ribu lebih suara. Wajar kemudian ia merasa optimistis partainya akan mendapatkan dua kursi di DPRD Provinsi NTB Dapil Lobar-KLU. Kursi kedua Gerindra masih belum bisa dipastikan karena menunggu hasil rekapitulasi pleno di KLU. “Antara Havid Hasan dan Sudirsah, salah satu dari mereka,” tandas Farin. (ton/r8)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Disperindag Cek Kecurangan SPBU

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan