Lombok Post
Metropolis

Inspektorat Temukan Kerugian Daerah di Proyek Penataan Tiga Pasar

PERBAIKI LAPAK: Seorang pria mempersiapkan lapak untuk dagangannya di Pasar Pagesangan, Kota Mataram, kemarin (3/5).

MATARAM-Inspektorat Kota Mataram merampungkan audit proyek tiga pasar di Kota Mataram. Hasilnya, ditemukan kerugian keuangan daerah berupa kelebihan pembayaran kepada tiga rekanan proyek.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram H Amran M Amin mengatakan, laporan sementara audit telah diterima pihaknya. Disdag juga sudah melakukan langkah untuk menindaklanjuti audit tersebut.

”Laporannya belum bersifat LHP, tapi masing-masing pasar itu ada semacam kerugian,” kata Amran.

Kerugian keuangan berasal dari pekerjaan yang volumenya kurang. Jumlah kerugian total dari kekurangan volume sekitar Rp 50 juta. Disdag telah melakukan upaya untuk menindaklanjuti audit Inspektorat. Salah satunya dengan memanggil rekanan yang mengerjakan proyek di tiga pasar.

Amran menyebut ada itikad baik dari rekanan. Dua rekanan di proyek penataan Pasar Abian Tubuh dan Pagesangan diketahui telah mengembalikan kelebihan pembayaran. ”Ada yang sudah datang ke Disdag untuk menyelesaikan,” ungkap dia.

Untuk rekanan di proyek Cakranegara, disebut Amran, belum menyelesaikan kelebihan pembayaran yang dilakukan pemkot. Namun, yang bersangkutan telah mengakui kekurangan volume dan akan menyelesaikan.

”Kita sudah sampaikan ke rekanan kalau itu bisa dicicil. Jangka waktunya bisa sampai 24 bulan,” sebut Amran.

Disinggung mengenai nilainya, Amran mengaku tidak ingat persis. Angka kerugian berada di kisaran Rp 50 juta untuk proyek penataan di tiga pasar. ”Saya lupa persisnya. Tapi, ada yang Rp 3 juta, Rp 20 juta, dan Rp 27 juta,” tutur dia.

Permintaan audit penataan pasar sebelumnya dilayangkan Disdag Kota Mataram ke Inspektorat, medio Januari lalu. Saat itu, Inspektur Inspektorat Mataram Lalu Alwan Basri membenarkan adanya permintaan audit tersebut.

”Ada permintaan tertulis untuk audit,” sebut Alwan kala itu.

Penataan tiga pasar dilakukan Disdag Kota Mataram dengan menggunakan dana alokasi khusus sebesar Rp 3,8 miliar. Rinciannya, penataan Pasar Pagesangan dikerjakan CV Perian Lombok dengan kontrak sekitar Rp 1,1 miliar.

Dua pasar lainnya, yakni Abian Tubuh dan Cakranegara masing-masing dikerjakan CV Surya Mandiri serta CV Semagi Surya Perkasa. Nilai kontrak kedua pekerjaan tersebut sebanyak Rp 1,1 miliar dan Rp 1,09 miliar.

Tiga proyek penataan rampung dikerjakan pada 2018. Meski demikian, sebagai bentuk pertanggungjawaban peralihan pimpinan OPD, Disdag di bawah pimpinan Amran meminta audit pekerjaan kepada Inspektorat. (dit/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi