Lombok Post
Metropolis

Pembangunan Lanjutan Monumen Mataram Metro Belum Jelas

BELUM PASTI: Sejumlah pengendara terlihat melintas di bundaran proyek pembangunan Monumen Mataram Metro, kemarin (29/4). Monumen ini belum pasti kapan akan dilanjutkan pengerjaannya.

MATARAM-Rencana kelanjutan pembangunan Monumen Mataram Metro belum bisa dipastikan. Hingga kini monumen yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Mataram masih mangkrak. Belum ada kejelasan kapan akan dilanjutkan pembangunannya. “Besok kita liat setelah pertemuan dengan Balai Jalan Nasional (BJN),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman, beberapa waktu lalu.

Miftah sudah meminta BJN untuk melihat rencana pembangunan monumen yang akan dilakukan Pemkot Mataram ini. Sehingga nantinya tidak ada persoalan dikemudian hari dalam proses pengerjaannya.

Ia menyebutkan, pembangunan Monumen Mataram Metro setinggai 55 meter akan dilanjutkan. Konsepnya akan dibuat terowongan di bawahnya. Begitu juga dengan di menara akan dipasangkan lift. Sehingga para pengunjung bisa melihat keindahan Kota Mataram dari monumen tersebut. “Kalau lift mungkin belum bisa kita buat dengan anggaran ini,” ucapnya.

Anggaran yang disiapkan Dinas PUPR sendiri untuk kelanjutan pembangunan Monumen Mataram Metro sebesar Rp 11 miliar. Jika BJN nantinya tidak mempersoalkan konsep  pembangunan yang akan menjadi ikon Kota Mataram ini maka akan langsung diproses. “Kita ini tergantung dari BJN biar gak salah-salah,” sebut Miftah.

Jika pun nantinya ada persoalan yang muncul pada konsep pembangunan Mataram metro maka pihaknya akan melapor ke kepala daerah. Sementara itu Asisten I Kota Mataram Lalu Martawang menuturkan, pembangunan monumen Mataram Metro akan dilakukan secepatnya. Namun kata dia, terlebih dahulu harus ada kajian dari BJN. Sehingga nantinya tidak menyalahi aturan. “Jangan sampai nantinya pas dibangun kita minta dibongkar,” kata pria yang karib disapa Aweng ini.

Monumen ini nantinya akan menjadi tempat rekreasi warga kota Mataram. Karena monumen ini akan dilengkapi taman dan lift. Dengan begitu para pengunjung bisa melihat keindahan kota Mataram. (jay/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi