Lombok Post
Metropolis

Pemkot Senang Berwacana

HANYA WACANA: Nampak pengendara sepeda motor melintas di Jalan Bung Hatta Kota Mataram, kemarin (3/5). Sepertinya, pembangunan jalan terusan Bung Hatta menuju daerah pariwisata Lobar hanya sebatas wacana.

MATARAM-Kota Mataram terlalu banyak rencana. Mau inilah, mau itulah. Ujung-ujungnya jarang yang terlaksana. Masih ingatkah anda dengan rencana Pemkot Mataram yang akan meneruskan Jalan Bung Hatta tembus ke Senggigi, Lombok Barat.

Sepertinya, perpanjangan Jalan Bung Hatta dua jalur yang tembus ke daerah pariwisata Lobar ini hanya sebatas wacana. Buktinya, hingga kini belum ada komunikasi antara Pemkot Mataram dengan Pemkab Lobar. “Belum ada komunikasi kita dengan Pemkab Lobar soal pembangunan jalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman, kemarin (3/5).

Ditegaskan, komunikasi yang dimaksud yakni membahas pembebasan lahan dan anggaran yang akan disiapkan. Menurutnya, pembangunan Jalan Bung Hatta ini membutuhkan biaya besar. Terutama dalam pembebasan lahan. “Pembebasan lahan saja belum kita komunikasikan,” ujarnya.

Menurutnya, pembebasan lahan akan sulit terwujud. Tidak semua warga setuju lahannya akan dibebaskan untuk pembuatan jalan. Bahkan bisa saja warga nantinya meminta lahan yang akan dibebaskan nilainya tinggi.

Camat Sandubaya Saharudin sudah melakukan kroscek terkait lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan jalan di Lingkungan Tegal. Hanya saja sampai sekarang kepastian lahan akan dibebaskan ia belum tahu. “Mungkin yang paling tepat di BKD. Apakah sudah di apraissal atau belum,” katanya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi