Lombok Post
Headline Selong

Belum Ada Laporan Dugaan SPPD Fiktif Oknum Anggota DPRD Lotim

AKP I Made Yogi Purusa Utama

SELONG-Setelah kembali digoyang Aliansi Pemuda Lotim Bersatu, kasus SPPD fiktif yang diduga dilakukan ke belasan anggota DPRD Lotim sepertinya tak berpangkal. Karena belum ada laporan polisi yang masuk terkait dugaan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lotim I Made Yogi Purusa Utama menerangkan, setelah didalami, ia memastikan tidak ada satu pun laporan ke Polres Lotim mengenai kasus tersebut. “Adapun proses lidik yang Kasatreskrim sebelum saya lakukan diambil dari keterangan berita di koran,” kata Yogi kepada Lombok Post, kemarin (10/5).

Menurut Yogi, saat itu, dari pemberitaan di koran, pihaknya ingin memastikan dan melakukan penyidikan. Dari hasil pemanggilan anggota dewan, barang bukti berupa surat perjalanan dinas yang dimaksud ada. Memang tidak sesuai tanggal. Tapi ada sekitar beberapa minggu setelahnya.

Kata Yogi, meskipun tanpa adanya laporan, saat itu Satreskrim Polres Lotim yang masih dipimpin kasat sebelumnya mengatensi pemberitaan dari kliping di koran tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai kepolisian dianggap melakukan pembiaran. “Jadi sama seperti ada berita tentang galian C ilegal. Tanpa adanya laporan, kita perintahkan penyidik. Biar tidak dikira melakukan pembiaran,” jelasnya.

Yogi menegaskan, dengan tidak adanya laporan keberatan lembaga, instansi, atau apapun itu, pihaknya tetap melakukan penyidikan. Karena itu juga, jika ada lembaga atau aliansi yang kini meneriaki kasus tahun 2018, ia menanyakan kepentingan dari pihak tersebut. Apakah dulu yang bersangkutan membuat laporan ke kepolisian.

“Memang benar, kasus ini polisi yang tangani. Tapi yang pasti tanpa adanya laporan. Mengenai sumber surat kabar dan lainnya, akan kami dalami lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua TP4D Kejaksaan Selong Irawan Soehendra menegaskan jika kasus SPPD fiktif ditangani Polres Lotim. “Sebagai sesama lembaga penegak hukum, kami saling menghormati dan mengikuti apapun hasil dari proses yang dilakukan,” kata Irawan. (tih/r5)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok