Lombok Post
NTB

Fraksi PDIP Tolak Perda Pembubaran DMB

H Ruslan Turmuzi

MATARAM-Drama pembubaran PT Daerah Maju Bersaing (DMB) belum selesai. Kini, Pemprov NTB kembali mengusulkan pembubaran melalui peraturan daerah (perda). Belum juga dibahas, suara penolakan kembali didengungkan fraksi PDIP.

”Perda pembubaran DMB ini bertentangan dengan aturan dan regulasi yang ada,” kata Ketua Fraksi PDIP di DPRD NTB H Ruslan Turmuzi, usai rapat paripurna di DPRD NTB, kemarin (14/5).

Ia menilai, Pansus PT DMB belum bubar sehingga belum perlu diajukan perda pembubaran. Persoalan itu menurutnya tidak lagi menjadi usulan eksekutif. Sebab pembubaran itu masih ranahnya DPRD. “Hasil kajian pansus belum diputuskan dan diserahkan,” katanya.

Dalam rapat paripurna Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengajukan Raperda tentang Pembubaran Perusahaan Daerah PT DMB. Salah satu alasan diajukannya raperda, karena PT DMB tidak dapat memberikan kontribusi kepada daerah secara signifikan. Jika terus ada, maka kegiatan yang dilakukan PT DMB akan merugi dan perlu melakukan penyesuaian manajemen. Kondisi itu menyebabkan mekanisme pengambilan keputusan strategis menjadi sulit. ”Pembubaran terhadap PT DMB dilakukan dalam RUPS,” katanya.

DMB juga sudah selesai melaksanakan tugas khususnya, menjadi perusahaan wadah bersama antara Pemprov NTB, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa dalam pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara.

”Pembubaran perseroan akan memberikan keleluasaan bagi perseroan membagi dana tunai yang dimilikinya kepada para pemegang saham,” jelasnya.

Zul menambahkan, kapasitas perseroan adalah perusahaan investasi, sehingga perlu penyesuaian besar dalam manajemen dan karyawan perseroan. Dalam hal ini, PT MDB telah menjual saham, artinya saham PT DMB ikut terjual. Sehingga bisnis utama DMB sudah tidak ada lagi. Pemprov bersama KSB dan Sumbawa sebagai pemegang saham mengharapkan dana penganti investasi (dividen) dapat dimanfaatkan seefektif mungkin pengembangan investasi masing-masing daerah.

Karena alasan efektivitas, dana dividen sebagai penganti investasi  pasca penjualan saham PT DMB pada PT MDB, maka pembubaran DMB adalah pilihan yang rasional. (ili/r5)

Berita Lainnya

Ayo Dukung Duta Bahasa NTB

Redaksi Lombok Post

Karantina Mataram Musnahkan Bibit Kubis Berbakteri Asal Amerika

Redaksi LombokPost

Warga Sekotong Harus Hati-hati! Ikan dan Beras Terindikasi Terpapar Merkuri

Redaksi LombokPost

Pemprov Masih Konsultasi

Redaksi LombokPost

Dewan Usulkan Bentuk Pansus

Redaksi LombokPost

Rastra untuk NTB Akan Dihapus

Redaksi LombokPost

AP Diminta Tidak Ngutang Terlalu Lama

Redaksi LombokPost

Awas, Dana Desa Rawan Dikorupsi!

Redaksi LombokPost

Emi Dapat Umrah Gratis

Redaksi LombokPost