Lombok Post
Headline Selong

Jalan Rusak Picu Lakalantas

RUSAK PARAH: Seorang pengendara melintas di jalan penuh lubang di perbatasan Kelurahan Selong dan Kembang Sari, kemarin. Jalan ini sudah terlalu lama rusak dan tidak mendapat perhatian pemerintah.

SELONG-Jalan mulus sepanjang jalan dalam visi dan misi Pemkab Lotim kepemimpinan HM Sukiman Azmy nampaknya masih belum dilaksanakan. Sebab sampai saat ini, sudah tak terhitung banyaknya jalan-jalan berlubang

Tidak hanya di desa-desa, tapi juga terdapat di Kecamatan Selong, ibu kota Lotim.  Salah satunya jalan di pertigaan eks pasar Kelape, perbatasan Kelurahan Selong dan Kembang Sari dan Kecamatan Selong.

Endri, salah seorang warga Kecamatan Selong yang berjualan di sekitar pertigaan tersebut mengatakan jalan berlubang di tempat itu sudah terlalu lama dibiarkan. “Karena lubang itu, sudah banyak yang kecelakaan di sini,” kata Endri kepada Lombok Post.

Ruas jalan yang tidak terlalu lebar, ditambah dengan lubang dan kerikil membuat pengendara memilih bagian yang mulus. Memilih yang mulus inilah yang menyebabkan kecelakaan terjadi. Kata Endri, belum lagi kalau musim hujan, licin jadi masalah baru. “Ini kapan diperbaiki?,” keluhnya.

Camat Selong Bq Farida Apriani mengatakan, belum mengetahui apakah pejabat sebelumnya sudah bersurat meminta jalan tersebut untuk diperbaiki atau tidak. Namun setahunya, PUPR yang membidangi persoalan jalan semestinya tidak perlu menunggu disurati.

“Kemarin kita juga pernah bersurat untuk salah satu jalan yang keluhkan warga berlubang. Tapi sampai sekarang belum diperbaiki,” kata Farida.

Farida tak menampik tidak sedikitnya jalan berlubang yang memenuhi jalan raya di wilayah yang dipimpinnya. Menurutnya, sering kali pemerintah kecamatan tidak mengetahui adanya pembangunan karena tidak dilaporkan pada saat ada proyek pembangunan. “Ini juga yang menyebabkan kita bingung kalau dikatakan ada yang rusak dan lain sebagainya,” jelasnya.

Farida menegaskan, jika benar beberapa jalan yang dikabarkan warga sudah terlalu lama dibiarkan berlubang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga, Dinas PUPR. “Kita harus dapat kejelasan,” pungkasnya. (tih/r5)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok