Lombok Post
Giri Menang Headline

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok

TUNGGU BANTUAN: Martini, salah seorang korban gempa di Desa Senggigi tengah menggendong anaknya di depan hunian sementara yang dibangun secara swadaya belum lama ini.

GIRI MENANG-Bantuan jaminan hidup (Jadup) yang selama ini dirindukan korban gempa akhirnya tiba. Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tersebut rencananya bakal diberikan kepada ratusan korban gempa di tiga desa yang ada di Lombok Barat (Lobar), Sabtu (18/5) besok.

“Untuk tahap I nilainya sekitar Rp 2,038 miliar. Itu akan dibagikan atau dilaunching di Desa Jeringo untuk tiga desa,” terang Kepala Dinas Sosial Lobar Hj Ni Made Ambaryati.

Total 967 kepala keluarga atau 3.380 jiwa bakal menerima bantuan ini. Mereka berasal dari Desa Jeringo, Desa Kekait dan Desa Senggigi. Mereka yang mendapat bantuan Jadup saat ini adalah korban gempa yang diusulkan tahap pertama pada Bulan September hingga November lalu.

“Pak bupati bertanya kenapa jumlahnya sedikit. Saya jelaskan waktu tahap pertama persyaratan jadup ini kan memang sulit. Penerimanya adalah yang rumahnya rusak berat dan harus tinggal di hunian tetap, Huntara atau rumah keluarga,” papar Ambar, sapaannya.

Sehingga, yang baru diusulkan tahap pertama hanya 967 KK. Sisanya sekitar 71.225 KK sudah diusulkan kembali. Mereka kemungkinan bakal menerima bantuan tahap kedua sekitar Rp 171,3 miliar.

Saat ini dijelaskan Ambar korban gempa yang menerima bantua Jadup tidak hanya yang rumahnya rusak berat melainkan juga yang rusak sedang dan ringan.  Hanya saja, jumlah Jadup yang diterima ini per jiwa hanya Rp 600 ribu. Hitungannya setiap jiwa mendapat bantuan jadup Rp 10 ribu per hari selama dua bulan. Dari yang awalnya per tiga bulan dikhususkan hanya bagi korban yang rumahnya rusak berat.

“Permensosnya diubah, tadi yang dapat bantuan hanya korban gempa yang rumahnya rusak berat, sekarang rusak sedang dan ringan dapat semua untuk dua bulan,” terang mantan Dirut RSUD Tripat tersebut.

Rencannya pihak dari Kemensos akan hadir menyalurkan bantuan besok pagi. Untuk penyerahan simbolis penerima dari Desa Kekait dan Senggigi juga bakal turut hadir. Pihak BNI selaku penyalur Jadup juga akan mendatangi desa membawa pelayanan unit mobile unit pencairan bantuan Jadup. Bantuan ini berbeda dengan bantuan korban gempa sehingga warga tidak perlu membentuk Pokmas.

Selama ini petugas Disos Lobar mengaku kesulitan mendapatkan data by name by address untuk penerima Jadup. Karena banyak warga yang meninggal justru terdata dalam bantuan penerima. Ada juga warga yang berhak menerima justru tidak terdaftar di Kartu Keluarga korban gempa.

Terpisah, Kepala Desa Jeringo Sahril mengaku ada 412 KK warganya yang bakal menerima bantuan Jadup tahap pertama. Jumlah ini hanya setengah dari korban gempa yang mendapatkan SK bupati atau sekitar 821 KK.

“Menurut Disos, kami pertama mendapat bantuan Jadup karena kemandirian warga membangun Huntara sendiri tidak di tenda dan tidak bergantung pada Pemda. Cuma kami berharap yang belum dapat Jadup sesegera mungkin diberikan pada tahap kedua nanti,” harap Sahril. (ton/r3)

Berita Lainnya

Honda Luncurkan Skutik Casual Fashionable, Genio

Dewan Minta Akuisisi PT Indotan Diaudit

Redaksi LombokPost

Permabudi NTB Gelar Dharmasanti Waisak

Redaksi LombokPost

Lalu Zulfikar Ali, Caleg Terpilih Partai Berkarya

Redaksi LombokPost

Total 1.691 Warga NTB Digigit Anjing Gila

Redaksi LombokPost

Adik Gubernur Didorong Maju di Pilbup Sumbawa

Redaksi LombokPost

Seleksi JPTP, Sekda Tekankan Transparansi

Redaksi LombokPost

Ini Janji Terbaru Farin!

Redaksi LombokPost

Bupati Pimpin Rapat Final Penertiban Vila Bodong

Redaksi LombokPost