Lombok Post
Politika

Ini Pesan DPW PKS NTB ke Johan dan SJP

H Abdul Hadi

MATARAM-Berhasilnya PKS NTB, meloloskan dua kadernya ke DPR RI merupakan kebanggaan tersendiri. Johan Rosihan dari Dapil I NTB dan Suryadi Jaya Purnama (SJP) melalui DPR RI Dapil II NTB. Bagi ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi ini dianggap sebagai kemenangan tertunda.

“Beliau berdua telah nyalon di Gubernur NTB (gagal), tapi sekarang dibayar dengan kemenangan meraka,” kata Hadi bangga.

Hadi mengaku tak ragu dengan integritas dan semangat keduanya memperjuangkan visi dan misi partai. Apalagi, lanjut Hadi keduanya punya track record positif dalam menyumbangkan ide pikiran membangun NTB.

“Saya yakin semangat ini juga akan dibawa di pentas nasional nanti,” yakinnya.

Ia membuat catatan selama keduanya jadi anggota DPRD NTB, banyak ide yang akhirnya mendorong lahirnya program pemerintah. Lalu berdampak pada pembangunan di dapilnya.

Catatan ini membawa keyakinan Hadi, keduanya tak hanya akan membuat partai bangga. Tetapi, membawa kejahteraan bagi masyarakat NTB.

“Saya tidak ragukan dengan calon sebelumnya, siapa tadi? (Fahri Hamzah) iya itu,” selorohnya.

Bagi Hadi amanat penting dari DPW PKS NTB yang harus dipegang Johan dan SJP saat ada di Senayan nanti yakni tetap memperjuangkan daerah. Ia tak terlalu mengharuskan Johan dan SJP menjadi sosok Fahri baru di sana. Tetapi lebih mengutamakan hasilnya.

“Kalau saudara kita itu (Fahri Hamzah) mungkin lebih karena dekat dengan media nasional, saya kira pak Johan dan SJP juga ada lebih ada kurangnya juga,” ulasnya.

Baginya ini hanya soal peluang. Dan ia yakin SJP dan Johan bisa mengambil peluang itu dengan baik. Saat peluang sebagai tokoh nasional yang memperjuangkan rakyat lebih dari sekedar memperjungkan dapil, dengan sendirinya peluang membawa nama besar partai terbuka lebar.

“Begitu juga membawa nama besar daerah,” yakinnya.

Karennanya membandingkan Fahri Hamzah dengan Johan atau SJP, menurutnya lebih elok ketika mengukur dari kontribusinya terhadap daerah. Bukan hanya sekedar menang pamor di pentas nasional, tapi minim kontribusi pada pembangunan daerah.

“saya pikir itu lebih penting,” tegasnya. (zad/r2)

 

 

Berita Lainnya

PDIP NTB Dukung Megawati

Redaksi LombokPost

Perang Sosmed Dimulai

Redaksi LombokPost

PAN Pasang BJS di Sumbawa

Redaksi LombokPost

Dukungan Makmur Semakin “Subur”

Redaksi LombokPost

Suami Wagub Belum Tertarik Kursi Bupati Di Pilkada Lombok Tengah 2020

Redaksi LombokPost

Mau Nyalon, Ini Empat Modal Wajib!

Redaksi LombokPost

Belum Menyerah, Rusni Incar Wali Kota

Redaksi LombokPost

Nasdem Dukung Najmul, Bila …

Redaksi LombokPost

Gagal ke DPR, Muazzim Lirik Pilbup Loteng

Redaksi LombokPost