Lombok Post
Politika

BN KMA: Ini Kemenangan Rakyat!

MATARAM-KPU Pusat telah  melakukan rekapitulasi suara di semua provinsi. Hasilnya, pada Selasa (21/5) dini hari KPU mengumumkan kemenangan capres dan cawapres paslon 01 H Joko Widodo dan KH Makruf Amin, sebagai peraih suara terbanyak.

Hasil ini pun disambut gembira oleh relawan yang mendukung paslon 01 di NTB.  Ketua Barisan Nasional Kyai Makruf Amin (KMA) Lalu Winengan, pun telah siap-siap untuk menggelar tasyakuran.

“Tapi perlu saya tegaskan ini adalah kemenangan rakyat Indonesia,” kata Winengan.

Pria yang juga wakil ketua PWNU NTB itu berharap syukuran nanti yang akan digagas oleh Barisan Nasional KMA sebagai kemenangan bersama. Bukan hanya kemenangan kelompok pendukung Jokowi dan kekalahan kelompok lawan.

“Kalau ada yang tidak puas, silakan menempuh jalur hukum sesuai konstitusi,” ujarnya.

Menurutnya cara  itu lebih elegan dan terhormat, serta sesuai dengan aturan perundang-undangan. Daripada memantik huru-hara yang dapat menganggu stabilitas kemanan daerah. “Mari semua pihak kita menahan diri,” imbaunya.

Ditambahkan Winengan, ia berharap bisa segera merangkul lawan politik atau mereka yang tergabung dalam Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi. Lalu bergandengan tangan menatap Indonesia yang lebih baik.

“Kami akan undang mereka dalam tasyakuran itu, dan judulnya pun tasyarkuran Kemenangan Rakyat Indonesia,” terangnya.

Sehingga momen tasyakuran itu, bisa jadi ajang untuk rekonsiliasi lagi di daerah. Lalu melupakan segala friksi dan perbedaan yang muncul selama masa kampanye di masing-masing kubu.

“Perlu dicatat, kami akan tasyakuran Jumat tanggal 24 Mei, besok,” ujarnya.

Dan ia berharap setelah itu hubungan baik di daerah kembali terbina. Antara politisi pendukung paslon 01 dengan paslon 02. “Ini tasyakuran rakyat dengan terpilihnya pasangan Jokowi-Makruf,” tandasnya.

Berbeda halnya dengan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Amin Misbach Muliadi, pihaknya merasa situasi relatif belum dingin. Sehingga, ia memandang belum saatnya untuk merangkul kubu pendukung 02 yang akan digelar dalam acara berbeda oleh TKD.

“Pada saatnya tentu kami akan berangkulan lagi sesama politisi di daerah, tapi saat ini biarlah tetap mengalir dan tenang dulu,” kata Misbach.

Apalagi BPN Prabowo-Sandi masih berencana menempuh jalur gugatatan ke MK. Rencana ini pun menurutnya harus dihormati. Memberikan kesempatan pihak BPN hingga BPP di NTB, berkonsentrasi sesuai dengan konstitusi.

“Saya bahkan mengapresiasi rencana itu, menurut saya itulah yang mekanisme yang telah ditentukan dalam perundang-undangan kita,” tegasnya. (zad/r2)

Berita Lainnya

PDIP NTB Dukung Megawati

Redaksi LombokPost

Perang Sosmed Dimulai

Redaksi LombokPost

PAN Pasang BJS di Sumbawa

Redaksi LombokPost

Dukungan Makmur Semakin “Subur”

Redaksi LombokPost

Suami Wagub Belum Tertarik Kursi Bupati Di Pilkada Lombok Tengah 2020

Redaksi LombokPost

Mau Nyalon, Ini Empat Modal Wajib!

Redaksi LombokPost

Belum Menyerah, Rusni Incar Wali Kota

Redaksi LombokPost

Nasdem Dukung Najmul, Bila …

Redaksi LombokPost

Gagal ke DPR, Muazzim Lirik Pilbup Loteng

Redaksi LombokPost