Lombok Post
NTB

Cari Burung, Pemburu Temukan Tengkorak Manusia

TINGGAL TULANG: Tim Satreskrim Polres Lotim, Polsek Wanasaba, dan Tim SAR NTB bersama warga melakukan olah TKP di lokasi penemuan tengkorak tanpa identitas di Bukit Cemara Siu, kemarin (22/5).

SELONG-Tengkorak manusia tanpa identitas ditemukan di tengah hutan, di Bukti Cemara Siu, atas Kokoq Bakbakan di sekitar Kecamatan Wanasaba dan Aikmel. Satreskrim Polres Lotim bersama Polsek Wanasaba dan tim SAR Lotim berhasil melakukan evakuasi dan olah TKP kemarin (22/5). “Evakuasi dilakukan sejak kemarin malam,” kata Kasatreskrim Polres Lotim AKP I Made Yogi Purusa Utama sembari membenarkan penemuan tengkorak tersebut.

Dijelaskan, tengkorak tanpa identitas tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan dalam kondisi membusuk tinggal tengkorak dan tulang belulang yang terpisah. Kata Yogi, pada tubuh korban terdapat baju batik berwarna hijau lumut dan sarung kotak-kotak.

Tak jauh dari tulang-belulang yang terpisah, terdapat juga sepasang sendal jepit yang diduga milik korban. Selain itu, tim evakuasi juga menemukan sebuah peci hitam yang sudah lusuh. Korban ditemukan di bukit Cemara Siu di atas Koko Bakbakan dengan ketinggian 1.699 meter di atas permukaan laut (mdpl). “Saat ini yang tersisa dari korban sudah dibawa ke RSUD Selong,” jelas Yogi.

Sampai saat ini, tim kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait identitas korban. Menurut Yogi, kondisi mayat yang sudah tinggal tulang akan sedikit menyulitkan. Namun pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

Samsul Padli, relawan tim SAR yang ikut melakukan evakuasi menjelaskan, posisi korban berada di atas bukit. Dari permukiman terdekat warga di Aikmel, butuh empat jam untuk sampai ke lokasi. Kata Samsul, mayat sendiri awalnya ditemukan oleh warga yang sedang berburu burung. “Di sana memang bukan jalur pejalan. Tapi tempat orang berburu burung, kijang, dan sejenisnya,” jelasnya.

Tim SAR Lotim sendiri berangkat Selasa (21/5) malam lalu. Tapi tim memutuskan untuk melakukan evakuasi pada pagi harinya. “Kami mulai melakukan evakuasi tadi pagi. Dan baru kelar jelang sore ini (kemarin),” terangnya. (tih/r5)

Berita Lainnya

Pengelolaan Dana Transfer Jadi Tantangan

Redaksi LombokPost

Tenaga Kesehatan Harus Punya STR

Redaksi LombokPost

Investor Sekaroh Kena Tegur

Redaksi LombokPost

Pemprov Dorong Advokasi Maksimal

Redaksi LombokPost

Illegal Logging Hantui Tambora

Redaksi LombokPost

Benahi Fasilitas Objek Wisata !

Redaksi LombokPost

Pemprov Jamin Anggaran Berkualitas

Redaksi LombokPost

NTB Didorong Masuk CoST Internasional

Redaksi LombokPost

IKPI Mataram Gelar Seminar Pajak Internasional

Redaksi LombokPost