Lombok Post
Politika

Pamor Mohan Bikin Gentar

WARISAN LELUHUR: H Mohan Roliskana memperlihatkan salah satu koleksi keris warisan mendiang Ayahanya, beberapa waktu lalu.

MATARAM-H Mohan Roliskana rupanya, masih membuat para calon lawan-lawannya gentar. Sampai saat ini, belum ada yang secara terang-terangan berani melawan sang petahana. Dua kali sebagai wakil wali kota, dinilai membuat calon lawan keder. Mereka pun sampai saat ini masih memilih bersembunyi di balik ‘semak-belukar’ politik.

Ada beberapa nama yang digadang-gadang bakal maju. Tapi tak satupun yang secara jantan akan siap menatang petahana. Mereka lebih memilih tiarap sampai waktu — yang entah kapan — dinilai tepat.

Mohan juga sebenarnya tidak pernah menyatakan dirinya secara terang-terangan akan maju. Putra almarhum HM Ruslan ini sibuk berapologi dengan mengatakan tengah konsentrasi bekerja.

“Sebentar nanti ya hubungi lagi,” kata Mohan terakhir kali Lombok Post, sempat menghubuinya.

Mohan kabarnya tengah sibuk dengan panggung barunya. Pria yang aktif dengan kelompok peduli lingkungan Komunitas Cinta Mataram ini kerap menghadiri acara-acara reliji.

 “Iya sekarang lebih sering hadiri mimbar-mimbar pengajian, lebih rutin,” kata sumber Lombok Post, dari internal Pemkot Mataram.

Sibuknya Mohan membangun kekuatan politik, ternyata tidak selamanya berdampak baik. Masih dari sumber Lombok Post, keaktifan Mohan justru telah memicu kepanikan di internal Pemerintah Kota Mataram. Apa sebab?

“Mereka sibuk mengamankan diri, ada yang takut karirnya habis kalau Mohan naik, adapula yang sibuk cari muka,” terangnya.

Sebenarnya lanjut sumber ini, kekuatan Mohan tidak hanya sekedar posisinya sebagai petahana. Ada pemodal besar yang sebelumnya ada di belakang Ahyar, kini siap mendanai kampanye Mohan.

“Tahu sendirilah, tidak perlu disebut,” terangnya.

Mohan pun memasang strategi dengan sokongan logistik kuat. Mulai menggarap wilayah selatan Kota Mataram terlebih dahulu di tahun 2019 ini. Baru pada tahun 2020 nanti, bergeser ke Mataram wilayah utara. Dengan begitu, ia berharap saat pilkada, Mohan bisa memenangi pertarungan dengan dukungan suara besar.

“Semua bergerak, istri juga,” bebernya.

Kuatnya Mohan di Mataram, bahkan membuat Sekretaris DPD Golkar NTB Isvie Rupaeda sudah bisa menebak arah keputusan partai. Merekomendasikan Mohan sebagai Calon Wali Kota Mataram yang akan diusung Golkar dalam Pilkwakot 2020 nanti.

“Saya pikir, posisi beliau sebagai petahana lalu sebagai ketua DPD Golkar Kota Mataram, arah rekomendasi sepertinya sudah pasti untuk beliau,” kata Isvie.

Apalagi Mohan punya karir panjang di Kota Mataram. Bicara tentang bibit, bebet, dan bobot Mohan dinilai memenuhi semua kriteria calon wali kota. Namun demikian Isvie mengatakan, Golkar tetap akan mensurvei terlebih dahulu, popularitas dan elektabilitas calon.

“Tetap kita survei dulu,” terangnya.

Survei nantinya tidak hanya untuk memetakan popularitas dan elektabilitas calon. Tetapi juga mengukur kekuatan Golkar. Apakah, memungkinkan mengusung satu paket calon dari partai Golkar. Atau perlu berkoalisi dengan partai yang lain.

“Tapi untuk saat ini, saya rasa kita semua tahu, beliau (Mohan) yang paling berpeluang,” tandasnya. (zad/r2)

Berita Lainnya

PDIP NTB Dukung Megawati

Redaksi LombokPost

Perang Sosmed Dimulai

Redaksi LombokPost

PAN Pasang BJS di Sumbawa

Redaksi LombokPost

Dukungan Makmur Semakin “Subur”

Redaksi LombokPost

Suami Wagub Belum Tertarik Kursi Bupati Di Pilkada Lombok Tengah 2020

Redaksi LombokPost

Mau Nyalon, Ini Empat Modal Wajib!

Redaksi LombokPost

Belum Menyerah, Rusni Incar Wali Kota

Redaksi LombokPost

Nasdem Dukung Najmul, Bila …

Redaksi LombokPost

Gagal ke DPR, Muazzim Lirik Pilbup Loteng

Redaksi LombokPost