Lombok Post
Giri Menang

Sumbangsih Kaum Milenial Selamatkan Pariwisata Senggigi

MENGGELIAT KEMBALI: Beginilah kondisi pariwisata Senggigi Senin (10/6) lalu. Kawasan pantai ini kini mulai dipadati wisatawan setelah dibukanya pusat kuliner yang bisa dinikmati di pinggir pantai.

Tak ingin Senggigi diabaikan begitu saja, sejumlah pemuda Desa Senggigi bergerak. Mereka menciptakan magnet baru untuk menarik kunjungan wisatawan.

HAMDANI WATHONI, Giri Menang.

============================

Matahari senja di Pantai Senggigi selalu memesona. Berapa kali pun dipandang. Tidak akan pernah bosan. Pemandangan di Senggigi seperti ini tak akan bisa dinikmati di tempat lain. Angin berhembus meniup pohon kelapa. Membuat daunnya melambai di pinggir Pantai.

Beberapa hari terakhir, sepanjang bibir pantai Senggigi sudah mulai ramai kembali. Beberapa bulan sepi tak ada pengunjung pascagempa itu tak terasa sudah berlalu. Ada secercah harapan Senggigi akan hidup kembali. Melihat banyaknya pengunjung atau wisatawan yang datang ke pantai ini.

“Alhamdulillah sejak Minggu sore saat kami launching Senggigi Sensation pantai sudah langsung mulai ramai. Banyak pengunjung yang datang kemari,” ungkap M Fathul Aziz, koordinator pelaksana Senggigi Sensation.

Aziz tidak sedang membual. Buktinya, ratusan pengunjung memang terlihat memadati Pantai Senggigi. Didominasi oleh wisatawan lokal. Namun wisatawan asing juga sudah terlihat mulai berkeliaran di sekitaran pantai. Mereka datang bersama keluarga, kerabat hingga teman-temannya. Mereka datang tak hanya untuk melihat-lihat.

Ada yang langsung datang memesan sate bulayak, minuman hingga memenuhi kursi area Senggigi Sensation.

Senggigi Sensation? Ya, belakangan orang mulai ramai membincangkan hal ini. Karena ini adalah hal yang baru di Senggigi. Sejumlah pemuda yang menyiapkan sejenis food court di area pantai dengan menyajikan makanan hitz di kalangan generasi milenial.

“Pengunjung bisa langsung datang ke gerai makanan dan minuman yang sudah ada. Kami menawarkan menu makanan ringan yang hitz agar tidak ada gesekan dengan pedagang yang sudah ada,” jelas Aziz.

Ia mengaku kehadiran pemuda desa ingin bersinergi dengan semua orang. Khususnya pelaku wisata yang sudah puluhan tahun mencari nafkah di Senggigi. Aziz menegaskan tidak ingin ada yang dirugikan dengan kehadiran mereka.

“Kami hanya ingin para pemuda Senggigi ini punya pemikiran baru untuk menjadi wira usaha. Tidak melulu mengandalkan bekerja di hotel atau restoran milik  orang lain. Tapi bagaimana mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” ucap pria yang juga menjadi guru di SMPN 2 Gunungsari tersebut.

Untuk dana awal, para pemuda desa dibantu anggaran Rp 50 juta dari BUMDes Bangkit Senggigi. Itu untuk membua enam gerai atau booth yang menyediakan makanan dan minuman. Lima gerai secara khusus menyiapkan makanan dan satu gerai menyiapkan khusus untuk minuman.

“Yang spesial kalau minuman ada milky mango. Sementara untuk makanan kami punya banana hub, kebab, pisang goreng kentang goreng, Roti Jhon, sozis bakar dan banyak lagi yang lain,” ungkap Aziz.

Yang menarik, pengunjung bisa menikmati hidangan yang ada di Senggigi Sensation sambil membaca buku yang telah disediakan. Sesuai namanya, maka pengunjung bisa menikmati sensasi bersantai menikmati pantai, menikmati makanan kekinian sambil membaca buku yang disediakan.

Senggigi Sensation secara khusus dikelola oleh pemuda Desa Senggigi yang memiliki niat kuat dan dianggap bisa konsisten untuk berwira usaha. Untuk itu mereka diseleksi terlebih dulu sebelum dipilih untuk menjalankan usaha gerai makanan di kawasan pariwisata Senggigi.

“Kami ingin Senggigi bangkit setelah gempa. Kami juga tidak ingin Senggigi menjadi gerbong yang dilupakan dengan banyaknya destinasi wisata baru di Lombok. Kami ingin Senggigi kembali menjadi primadona bagi wisatawan,” pungkasnya. (*/r3)

Berita Lainnya

Dewan Minta Akuisisi PT Indotan Diaudit

Redaksi LombokPost

Permabudi NTB Gelar Dharmasanti Waisak

Redaksi LombokPost

Lalu Zulfikar Ali, Caleg Terpilih Partai Berkarya

Redaksi LombokPost

Ini Janji Terbaru Farin!

Redaksi LombokPost

Bupati Pimpin Rapat Final Penertiban Vila Bodong

Redaksi LombokPost

Lobar Usulkan 217 Formasi CPNS

Redaksi LombokPost

Lahan Bendungan Meninting Habiskan Rp 196 M

Redaksi LombokPost

Pembangun RTG Lambat, Ancam Putus Kontrak

Redaksi LombokPost

9.600 PJU akan Habis Rp 62 Miliar

Redaksi LombokPost