Lombok Post
Headline Selong

Penyeberangan Kayangan-Poto Tano Kembali Normal

SUDAH NORMAL: Sebuah kapal bersiap berlayar setelah memuat penumpang di Pelabuhan Kayangan, kemarin (13/6). Penyeberangan Kayangan-Poto Tano sempat ditutup akibat cuaca buruk yang menimpa KMP Liberti, Rabu (12/6) lalu.

SELONG-Penyeberangan dari Pelabunan Kayangan-Poto Tano sempat ditutup pada Rabu (12/6) pukul 21.00 Wita. Penutupan karena gelombang laut cukup tinggi. Akibat gelombang itu, kendaraan penumpang KMP Liberti saling tindih.

Melihat kondisi itu, pihak terkait langsung mengeluarkan berita acara penutupan pelabuhan penyebrangan. Karena dari laporan ada angin kencang dengan kecepatan 25 sampai 30 knots disertai hujan lebat dengan gelombang 1,5 hingga 2 meter.

General Manajer PT ASDP Kayangan Muhammad Yasin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Sehingga, seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelayaran memutuskan untuk menutup pelabuhan. ”Kita lakukan itu demi keamanan bersama,” kata Yasin saat ditemui di kantornya, kemarin (13/6).

Tetapi, setelah dianalisa, penutupan tersebut dicabut. Kemarin (13/6), pukul 00.00 Wita pihak ASDP membuka kembali jalur penyeberangan dari Pelabunan Kayangan-Poto Tano. Berita acara penutupan yang sudah tersebar direvisi menjadi penundaan pelayaran. ”Sekarang kita sudah buka kembali,”tegasnya.

Pembukaan itu dilakukan setelah dilakukan koordinasi dengan Syahbandar Kayangan, KPPP, BMKG, dan instansi lain yang ada di pelabuhan. Ini dilakukan karena cuaca sudah kembali normal. Dari keterangan BMKG, angin tersebut merupakan angin lokal yang datang dari wilayah selatan bergerak ke utara. ”Sehingga dianggap angin itu tidak mempengaruhi total pelayaran. Hanya lewat saja,” ungkapnya.

Dia menegaskan, pihak ASDP tidak melakukan sistem buka tutup atas insiden tersebut. Mereka membuka total kembali untuk penyeberangan. ”Dari pantauan BMKG memang kondisi di kawasan jalur penyeberangan berawan dan ada riak-riak gelombang antara 0 hingga 1 meter,” bebernya.

Diprediksi, cuaca tetap aman hingga tiga hari ke depan. ”Yang kita gunakan adalah prediksi dari BMKG. Karena, hasil prediksinya dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Yasin menjelaskan, sampai saat ini pelayaran berjalan lancar. Semua kapal sudah beroperasi normal. ”Semua sudah normal tak ada antrean penumpang kapal lagi seperti Rabu malam,” ungkapnya.

Dari pantauan koran ini,  Pelabuhan Kayangan cukup lengang. Meskipun masih dalam suasana Lebaran, tak ada antrean penumpang yang berjubel seperti sepekan sebelumnya. Kondisinya ramai dan lancar.

Terpisah Manager Operasional PT ASDP Poto Tano Samiun Akbar menambahkan, bila ada perubahan cuaca di tengah laut, biasanya kapal akan langsung menginformasikan ke darat. Baik kecepatan angin dan tinggi gelombang. Karena semua armada kapal laut yang beroperasi saat ini, telah dilengkapi alat pendeteksi, yang disebut dengan radar alfa. “Mereka pasti memberitahu kami,” pungkasnya. (arl/yun/r5)

Berita Lainnya

5 Pilihan Oleh-oleh Khas Taiwan yang Wajib Kamu Beli

Redaksi Lombok Post

Promo Special dan Hiburan Rakyat jadi Daya Tarik SAFARI FIFGROUP 2019

Redaksi Lombok Post

Telkomsel Hadirkan Kuota Keluarga

Redaksi Lombok Post

Duta Bahasa NTB Juara Favorit

Redaksi Lombok Post

BUMN Gelar Jalan Sehat dan Pasar Murah di Mataram

Redaksi Lombok Post

Ayo Dukung Duta Bahasa NTB

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

NTB Gak Mau PNS Kerja di Rumah

Redaksi Lombok Post