Lombok Post
Praya

Pendakian Rinjani Dibuka, Warga Gembira

SELAMAT DATANG: Pintu masuk menuju pendakian gunung Rinjani, jalur Desa Aik Berik, Batukliang Utara Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

PRAYA-Warga Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, menyambut gembira dibukanya jalur pendakian Gunu ng Rinjani. Dengannya mereka berharap bisa menjalankan aneka usaha dengan baik.

”Dulu, saat ditutup kami tetap bekerja sebagai pemandu. Apa boleh buat,” kata salah satu tokoh masyarakat Desa Aik Berik Abdul Kadir menjelaskan warga terpaksa tetap melakukannya sembunyi-sembunyi, kemarin (14/6).

Kendati ada larangan keras dari Balai Tanam Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB, warga terpaksa melanggar. Selain karena faktor ekonomi, calon pendaki yang terus berdatangan juga membat warga mengambil peluang yang ada.

Untunya selama proses pendakian tak berizin itu, tidak ada masalah apalagi kecelakaan. Kini mereka bisa lebih leluasa. Termasuk usaha turunan lainnya, bisa dijalankan dengan baik.

Melalui jalur Aik Berik pendaki dapat pula menikmati objek wisata air terjun. Termasuk hijaunya rute, menjadi kelebihan lain jalur ini. Memastikan keberlangsungan jalur itu, telah ada awik-awik desa terkait sejumlah hal.

Misalnya, tidak boleh mencabut bibit pohon, bunga, dan atau sumber daya hutan yang ada. Tidak boleh menangkap hewan di sana. Ada juga kewajiban menjaga kebersihan, keamanan, dan tutur kata selama perjalanan.

”Berbicara kebersihan, sampah tolong dibawa turun kembali, jangan ditinggalkan begitu saja,” seru Kepala Balai TNGR NTB Sudiono. (dss/r9)

Berita Lainnya

Angkasa Pura Ingin Jadi Bagian Kesuksesan MotoGP

Redaksi LombokPost

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Redaksi LombokPost

Jangan Merariq Kodek!

Redaksi LombokPost

Penerbangan Lombok-Perth Baik untuk Pariwisata

Redaksi LombokPost

Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Redaksi LombokPost

Diskominfo Lombok Tengah Data Ulang Jumlah Tower

Redaksi LombokPost

Tampil di JFC, Loteng Bertekad Memukau

Redaksi LombokPost

Target Pendapatan Daerah Rp 2,154 T

Redaksi LombokPost

Cerita H Najamudin, Penyiar Radio 90-an

Redaksi LombokPost