Lombok Post
Praya

Warga Mulai Tempati Risha dan Riko

RAMPUNG: Salah satu bangunan Riko di Dusun Montong Dao Desa Teratak, Batukliang Utara Lombok Tengah, yang sudah rampung, Sabtu (6/4) lalu.

PRAYA-Sebagian warga korban gempadi 53 dusun, di 22 desa di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, dan Pringgarata Lombok Tengah, mulai menempati rumah barunya. Untuk merampungkan rumah itu, mereka ikut bergotong royong membantu membangunnya.

”Salah satunya, di desa kami. Alhamdulillah, sebagian besar sudah rampung total,” kata kepala desa (Kades) Teratak M Ipkan pada Lombok Post, kemarin (14/6).

Itu termasuk rumahnya sendiri. Saat ini, ia tidak lagi menggunakan hunian sementara (Huntara) atau tenda darurat yang sempat jadi rumah tinggalnya beberapa waktu lalu. ”Ditengah kondisi seperti ini, kita wajib bersyukur dan berterima kasih,” ujarnya.

Warga umumnya memilih dua jenis rumah saja. Yakni rumah instan sederhana sehat (Risha) dan rumah instan konvensional (Riko). Itu karena biaya lebih murah, keterbatasan material bangunan, dan kemampuan tukang.

Untuk rumah rusak sedang dan rusak ringan juga telah diperbaiki. Kini tinggal, menyisakan usulan tambahan dari data terbaru. Jumlahnya dikatakan 1.900 warga. ”Ini yang sedang kami tunggu,” cetus Ipkan.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Aik Berik Abdul Kadir juga mengapresiasi progress penanganan saat ini. Ia mengatakan sudah jauh lebih baik ketimbang saat awal dulu. ”Itu berkat kerja sama semua pihak,” imbuhnya.

”Kedepan, kami menginginkan pemkab menyiapkan desa-desa tangguh bencana,” saran Anggota Komisi III DPRD Loteng M Tauhid, terpisah.

Tangguh dalam arti siap menghadapi potensi musibah, baik gempa, longsor, angin puting beliung, banjir, hingga kebakaran. Caranya, dengan menggelar simulasi penanganan bencana melibatkan seluruh warga. Termasuk memberikan pemahaman terkait apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan saat bencana terjadi. ”Kami tunggu itu,” cetusnya.(dss/r9)

Berita Lainnya

Angkasa Pura Ingin Jadi Bagian Kesuksesan MotoGP

Redaksi LombokPost

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Redaksi LombokPost

Jangan Merariq Kodek!

Redaksi LombokPost

Penerbangan Lombok-Perth Baik untuk Pariwisata

Redaksi LombokPost

Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Redaksi LombokPost

Diskominfo Lombok Tengah Data Ulang Jumlah Tower

Redaksi LombokPost

Tampil di JFC, Loteng Bertekad Memukau

Redaksi LombokPost

Target Pendapatan Daerah Rp 2,154 T

Redaksi LombokPost

Cerita H Najamudin, Penyiar Radio 90-an

Redaksi LombokPost