Lombok Post
Politika

Nasdem Dukung Najmul, Bila …

Arif Maladi

MATARAM-Peta kontestasi politik jelang Pilbup di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih sangat kaku. Baru hanya dua tokoh yang disebut-sebut punya kans bertarung lagi. H Najmul Akhyar yang merupakan petahana dan H Djohan Sjamsu, mantan bupati KLU periode pertama.

Kutub politik pun masih terkonsentrasi pada dua tokoh ini. Peluang keduanya rematch atau bertarung kembali terbuka lebar. Partai-partai dengan perolehan suara tak signifikan pun memilih realistis melihat pilkada.

“Kita di KLU dapat dua kursi,” kata Arif Maladi, Sekretaris Bappilu Nasdem NTB.

Perolehan dua kursi, membuat Nasdem perlu mengkalkulasi matang-matang rencana untuk mengusung kader sendiri di KLU. Kemudian memilih menunggu hasil survei daripada memaksakan nama calon terlebih dahulu.

“Intinya kita mendukung yang akan menang,” ujarnya sembari tertawa kecil.

Arif melanjutkan partainya menyerahkan proses survei pada lembaga-lembaga kredibel. Cara ini disebutnya berhasil membuat Nasdem dalam catatan ikut serta di pemilu seluruh Indonesia, sukses memetakan sekaligus ada di kubu pemenang.

“Bukan survei abal-abal ya, kita punya lembaga survei yang kredibel,” terangnya.

Hal inilah yang akan digunakan dalam melihat peta politik pilkada 2020 di KLU. Nasdem bisa saja mendukung petahana atau memilih untuk mengusung kader sendiri. Setelah popularitas dan elektabilitas calon diketahui di atas ambang aman.

“Kalau popularitas dan elektabilitas petahana di atas 70 persen, kita pasti dukung petahana,” lanjutnya.

Menurutnya angka 70 persen merupakan persentase aman. Berbeda di bawah 70 persen telah terbuka peluang untuk dikalahkan. Jika angka di bawah 70 persen, maka bisa jadi Nasdem akan berkoalisi dengan partai lain atau mencoba mengusulkan calon sendiri.

“Ya bisa jadi usung calon sendiri atau berkoalisi dengan calon yang diusung partai lain,” tandasnya. (zad/r2)

Berita Lainnya

Gonjang Ganjing Partai Beringin

Redaksi Lombok Post

HRF : Smart City itu Kunci!

Redaksi Lombok Post

Empat Tahun, Bisa Balik Modal Nggak?

Redaksi Lombok Post

Djohan Incar Syarif

Redaksi LombokPost

PKS Buka Peluang Bentuk Poros Sendiri

Redaksi LombokPost

Ismul atau Jafri, Mana Lebih Sakti?

Redaksi Lombok Post

Jalan Suhaili Menyambung Dinasti

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post

Ali: Dinda Seharusnya Tak Tenang

Redaksi LombokPost