Lombok Post
Giri Menang

Pedagang Pasar Gunungsari Teriaki Dewan

TUNTUT DIPINDAH: Sejumlah pedagang Pasar Gunungsari saat menyampaikan apirasinya ke Kantor DPRD Lobar, kemarin

GIRI MENANG-Ratusan pedagang Pasar Gunungsari menggedor Kantor DPRD Lombok Barat (Lobar) kemarin (11/7). Kedatangan mereka untuk menuntut agar lokasi Pasar Gunungsari yang saat ini sudah dipindahkan ke belakang Kantor Camat Gunungsari dikembalikan ke lokasi pasar lama. Yakni di Jalan Raya Tanjung arah ke Lombok Utara.

Mereka menilai, lokasi pasar baru tidak layak ditempati dan membuat mereka rugi. “Kami tidak pernah diajak bicara jika pasar akan direlokasi secara permanen di tempat saat ini,” ujar Koordinator Forum Pedagang Pasar Gunungsari Fatoni.

Pemberitahuan awal, Pemda Lobar merelokasi warga ke lokasi pasar saat ini dikarenakan pasar sebelumnya rusak parah terdampak gempa. Sehingga para pedagang tidak keberatan sedikit pun.

Namun setelah hampir setahun dipindah, belakangan warga baru mengetahui, jika pasar akan dibangun secara permanen di lokasi baru belakang Kantor Camat masuk ke dalam.

“Sudah terlalu lama kami merasakan kesulitan berjualan di pasar ini. Pembeli yang datang sangat sedikit sehingga membuat kami rugi,” lanjutnya.

Pasar yang becek dan lokasinya yang jauh dari jalan raya membuat masyarakat ogah datang belanja. Dampaknya, omzet jualan para pedagang menurun drastis. Berdampak pada kehidupan mereka yang sulit.

Belum lagi ada praktik jual beli lahan untuk berdagang di pasar. Mereka yang memiliki uang lebih akan mendapatkan tempat strategis. Sehingga ada pedagang yang merasa diuntungkan ada juga yang dirugikan.

“Kalau di pasar lama kami ibaratnya dapat jualan Rp 10 ribu, di lokasi pasar baru ini Rp 500 rupiah pun kami belum tentu dapat,” timpal H Sopyan Hadi salah seorang pedagang di hadapan para pimpinan dewan.

Pedagang makanan, sayuran, sembako hingga pedagang konveksi merasakan betul dampak pasar yang dipindah ke lokasi saat ini. Barang jualan mereka nyaris tak ada yang laku. Akibatnya ekonomi mereka terpuruk.

“Anak kami mau sekolah tinggi tahun ini terpaksa kami tunda karena tidak ada biaya,” aku para pedagang.

Mereka menuntut bupati, para anggota dewan Dapil Gunungsari-Batulauyar mau memperjuangkan aspirasi mereka. Untuk mengembalikan para pedagang ke lokasi pasar lama.

“Harapan kami para pedagang tempatkan kami di tempat yang layak untuk berjualan untuk mencari nafkah. Jangan jadikan kami komoditas atau kepentingan proyek,” tegas Fatoni.

Pihak dari Disperindag Lobar melalui Kabid Metrologi Lalu Agha Farabi mengaku pihaknya siap menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia menjelaskan usulan pemindahan Pasar Gunungsari ini atas petimbangan dari berbagai pihak. Bukan hanya dari Disperindag Lobar. “Pasar ini kan (lokasi lama) terdampak gempa, kami justru ingin mendapatkan tempat yang layak dan nyaman,” ujarnya.

Di lokasi pasar sementara belakang kantor camat dijelaskannya dari sisi lokasi lahan pasar sekitar empat hektare lebih luas dari lokasi sebelumnya. Sehingga kemungkinan pengembangan lebih bagus.

Meskipun diakuinya, pembangunan tidak bisa diakukan sekaligus melainkan bertahap. “Karena anggarannya ini pun bukan dari APBD tetapi APBN murni,” jelasnya.

Namun dengan permintaan masyakarat untuk dikembalikan ke lokasi pasar lama, maka pihaknya akan melaporkan hal ini kepada bupati agar dibahas bersama instansi yang bersangkutan. Wakil Ketua DPRD Lobar Multazam juga bengatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi para pedagang kepada bupati dalam waktu dekat.

“Kami pimpinan dewan akan menemui bupati untuk membahas persoalan ini. Kami juga ingin mendengar apa pertimbangan-pertimbangan eksekutif nanti,” ujar politisi Nasdem tersebut. (ton/r3)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi!

Redaksi LombokPost

Satu Sapi dan Tiga Kambing Tak Layak Sembelih

Redaksi LombokPost

Senggigi Butuh Jualan Baru!

Redaksi LombokPost

Farin Langsung Bidik Kursi Bupati

Redaksi LombokPost

Aparat Diminta Usut Perjalanan Dinas Dewan Lobar

Redaksi LombokPost

Rp 595 Juta Kerugian Negara Belum Kembali!

Redaksi LombokPost

Dermaga Rusak, Antrean Truk Mengular

Redaksi LombokPost

Tegur Sudah, Segel Sudah, Bongkarnya Tunggu Apalagi?

Redaksi LombokPost

Pedagang Ingin Kembali ke Pasar Lama Gunungsari

Redaksi LombokPost